BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Ngawi Batik Fashion (NBF) 2018, sukses digelar di Benteng Van Den Bosch selama dua hari berturut – turut, Jumat – Sabtu (7-8/9). Event ini bagian dari rangkaian agenda Hari Jadi Ngawi ke 660. Acara yang diprakarsai Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga ini, juga dimeriahkan oleh hadirnya Putri Indonesia 2017, Bunga Jelitha Ibrani, Putra Batik Nusantara 2017, Steven Valerian , Aghisa Febila dan model internasional, Loide Cristina, Liza Ahafonova, Eliza Kofalenko.

Juga nampak hadir, Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono beserta Ibu, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar beserta Ibu, Shobibah Rohmah yang lebih dikenal Obib Iman Nahrawi istri dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto beserta istri, Istri Bupati Bojonegoro, Sekda Kabupaten Pacitan, Walikota Probolinggo, Forkopimda Ngawi, dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Ngawi

Menurut Plt. Kepala Disparpora Ngawi, Mahmud Rosadi bahwa acara ini digelar untuk semakin mengenalkan batik khas Ngawi ke khalayak luas, disamping itu juga untuk mengenalkan wisata sejarah Ngawi yang iconic, Benteng Van Den Bosch atau Benteng Pendhem. “Kalau sebelumnya gelaran ini selalu kami laksanakan di Alun – Alun Merdeka, namun kali ini kita mencoba adakan disini, dengan maksud untuk mengangkat salah satu icon wisata Ngawi, Benteng Van Den Bosch untuk dikenal masyarakat Ngawi dan luar Ngawi,” ungkap Mahmud disela sambutan pembukaan acara ini.

Lebih lanjut, Mahmud tuturkan kalau NBF 2018 ini juga sebagai ajang untuk mengangkat hasil karya dan kreatifitas pengerajin batik di Ngawi, untuk dikenal dikancah nasional maupun internasional. “Dengan ini kita mencoba untuk tingkatkan promosi batik khas Ngawi agar lebih dikenal dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas, sehingga mampu meningkatkan ekonomi produktif masyarakat Ngawi,” lanjutnya.

Senada dengan Mahmud, Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono juga katakan dalam sambutannya kalau gelaran ini selain kenalkan batik Ngawi kepada khalayak luas, juga untuk meningkatkan kecintaan anak muda terhadap batik khususnya batik khas Ngawi. ia menambahkan kalau event ini tidak hanya sekedar wadah karya lokal tapi juga sebagai pendorong bagi desainer batik Ngawi untuk terus berinovasi “NBF akan membuat industry batik makin kreatif, terbukti dengan semakin beragamnya motif batik yang dipamerkan malam ini,” tuturnya.

Gelaran NBF 2018 hari pertama, Jumat (7/9), dengan lomba modeling terbuka untuk umum, terbagi dalam 4 kategori diantaranya, A untuk usia 4 – 10 tahun, B untuk usia 11 – 16 tahun, C untuk usia 17 – 22 tahun dan D untuk delagasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi 10 Fotografer Favorit dalam kompetisi Foto Hunt sebelum acara ini digelar.

Ada 11 desainer yang terlibat dalam NBF 2018 ini, seperti Ayok Dwi Pancara. Namun ada satu desainer yang cukup menarik perhatian pengunjung malam itu, Obib Imam Nahrawi yang terkenal sebagai desainer busana muslim. Dari tangan dinginnya, di NBF 2018, Obib hasilkan tiga tema karya yakni, Casual, Coctail, dan Evening for the “Mothers” yang diperagakan Putri Indonesia 2017, Bunga Jelitha Ibrani, Putra Batik Nusantara 2017, Steven Valerian dan Aghisa Febila. Semua rancangannya berasal dari batik Ngawi karya Widhi

Share and Enjoy !

Shares