BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Desa Brangol Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi terbukti benar mempunyai produk unggulan Tas Plastik Anyaman. Terlihat dari aktifitas warganya khususnya ibu-ibu rumah tangga. Selasa (12/11/19) ibu-ibu berkumpul di depan Sekolah PAUD Nurul Janah.Untuk mengisi waktu luang saat menunggu anaknya sekolah, berkreasi dengan menganyam tas plastik.

Ibu-ibu kreatif, Menganyam Tas sambil menunggu anak sekolah

Kegiatan yang setiap hari berjalan ini kecuali hari libur sekolah bisa di kerjakan di rumah, awalnya dimotori oleh Sunarsih (36), yang mempunyai keahlian menganyam  tas plastik dengan beraneka motif dan ukuran

“Awalnya iseng aja sambil menunggu anak di sekolahan PAUD, mengerjakan anyaman tas plastik, akhirnya banyak yang mengikuti membuat anyaman ini,” terang wali murid Paud Nurul Janah tersebut.

Hingga saat ini, ada sekitar 12 ibu wali murid yang sudah bisa menganyam tas plastik untuk dijadikan tas dengan beraneka bentuk, warna dan ukuran.

Semangat Ibu2 menganyam tas plastik sambil menunggu buah hatinya belajar

Untuk menyelesaikan satu tas kecil , ibu-ibu ini hanya membutuhkan waktu dua jam saja. Namun bila tas ukuran besar, memakan waktu tiga hingga empat jam. jadi sehari rata – rata bisa menghasilkan 5-8 tas. Lumayan daripada nganggur.

Kerajinan Anyaman Tas Plastik ini dikirim ke pengepul di desa Brangol, yaitu Perusahaan Tas Plastik Dutra Bahagia dengan upah kisaran Rp. 1000,- sampai 5.000 rupiah tergantung besar kecil dan kerumitannya. Jadi ibu ibu ini tidak bingung pemasaran dan modal karena bahan sudah di sediakan Perusahaan.

Kegiatan Belajar Anak Paud Nurul Janah Desa Brangol

Sri Ambaryanti seorang guru PAUD Nurul Janah Desa Brangol menilai, kegiatan ini sangat positif, selain bisa menambah penghasilan bagi keluarga, apa yang dilakukan ini sebagai bentuk ekonomi kreatif yang sedang dikampanyekan Pemerintah Kabupaten Ngawi. ( Masabas )

Share and Enjoy !

Shares