BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Camat, Kepala Desa (Kades) dan Aparatur Desa Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi menggelar studi banding dan wisata edukasi ke Desa Kutuh, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali (13/12/19)

PAPBDES Desa Kutuh tahun 2019 yang luar biasa besarnya (dok.des.id-ft.bas)

Dipilihnya Desa Kutuh sebagai lokasi study banding bukan tanpa alasan. Pasca meraih juara 1 Nasional Tingkat Regional II, dalam lomba desa tahun 2017. Pemerintahan Desa Kutuh bersinergi dengan Desa Adat Kutuh untuk megembangkan strategi pemasaran wisata baru yang disebut Wisata Edukasi Desa Kutuh. Desa yang semula desa miskin kini sukses mengembangkan usahanya sehingga menjadi Desa dengan pendapatan Milyardan setiap Tahunnya.

Peserta menyimak presentasi dan penjelasan dari Manager BUMDes Desa Kutuh, yang juga mantan Kepala Desa (dok.des.id-ft.bas)

Camat Karangjati Wahyu Sri Kuncoro, AP. menuturkan, tujuan melakukan studi banding ke Desa tersebut guna menimba ilmu, dan memanfaatkan peluang bisnis yang ada melalui BumDes di Kecamatan Karangjati. “Studi banding ini tujuannya tidak lain hanya untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dan bagaimana mengelola BumDes dan Bumda yang ada”, ujar Wahyu Sri Kuncoro.

Peserta studi banding ini di ikuti 16 Kades beserta Sekretaris Desa, perwakilan Perangkat desa dan di dampingi Sekretaris kecamatan Karangjati dan stafnya. Yang tergabung dalam rombongan yaitu desa Brangol, Campurasri, Danguk, Dungmiri, Gempol, Jatipuro, Karangjati, Puhti, Ploso Lor, Rejomulyo, Rejuno, Ringin Anom, Sawo, Sembung, Sidokerto dan Sidorejo. Dengan total jumlah 90 peserta.

Delegasi Peserta Study Banding ke Desa Kutuh, fokus dalam menyimak pemaparan manager BUMDes Kutuh (dok.des.id)

Agenda studi banding dan wisata edukasi ini di jadwalkan di termen kedua dan anggarannya melalui Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019

Sementara Kepala Desa Brangol Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi Harun Alrasyid, SE. mengatakan, studi banding ke Desa Kutuh ini merupakan agenda yang sangat bagus, karena desa bisa belajar bersama dari kesuksesan Desa tersebut. Walaupun sulit menggali potensi desa desa di wilayah Kecamatan Karangjati, tapi setidaknya bisa di maksimalkan potensi se adanya.

Camat Karangjati memberikan cindera mata sebagai ucapan terima kasih kepada Manager BUMDes Kutuh, yang juga seorang mantan Kepala Desa (dok.des.id)

“Tujuan studi banding ke Desa Kutuh ini bisa menjadi contoh desa-desa lain, karena sekarang perkembangan di desa ini sangat bagus yang bisa mensejahterakan masyarakatnya melalui pengelolaan Bumdes dan Bumda yang berasal dari dana desa”, kata Harun Alrasyid Kepala Desa Brangol. (bas)

Share and Enjoy !

Shares