BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Camat Karangjati beserta stafnya, Kepala Desa, Sekretaris Desa dan sebagian Perangkat Desa se Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi berkunjung ke Desa Penglipuran Kabupaten Bangli pada 14/12/19.

Rombongan Peserta Study Banding tiba di Desa Penglipuran.(dok.des.id)

Penglipuran memang dikenal sebagai desa yang sangat bersih, indah dan masih terjaga kehidupan tradisional secara dunia. Tidak heran jika desa ini mendapatkan penghargaan desa terbersih nomor satu di Indonesia dan terbersih nomor 3 di dunia.

Peserta studi banding ini di ikuti 16 Kades beserta Sekretaris Desa, perwakilan Perangkat desa dan di dampingi Sekretaris kecamatan Karangjati dan stafnya. Yang tergabung dalam rombongan yaitu desa Brangol, Campurasri, Danguk, Dungmiri, Gempol, Jatipuro, Karangjati, Puhti, Ploso Lor, Rejomulyo, Rejuno, Ringin Anom, Sawo, Sembung, Sidokerto dan Sidorejo. )

Asri dan Bersih desa Penglipuran (dok.des.id)

Rombongan Peserta diajak melihat dan menyusuri suasana Desa Penglipuran . Melihat tata letak desa Penglipuran yang memiliki peradaban luar biasa, Gapura gapura berhadapan dengan megah dan rapi. Ukiran-ukiran yang sangat mempesona, bahkan hal terkecil untuk pembuangan air drainase sudah diatur sangat rapi dan air mengalir dengan jernih. Hutan bambu yg menjadi potensi desa digunakan dengan maksimal. Banyak sekali bangunan rumah menggunakan bambu sebagai bahan bakunya mulai dari atap penutup samping sampai tiang penyangga. Bambu juga digunakan sebagai bahan pembuatan pernak pernik kerajianan souvenir untuk pengunjung yg datang di Desa Penglipuran.

Setelah berjalan agak jauh di jalan kampung tepatnya di tengah perkampungan terdapat bangunan balai adat (balai musyawarah) tempatnya rapi, bersih dan cukup luas. Adanya balai adat tersebut tentunya menjadi nilai lebih akan pentingnya musyawarah. Di depan balai adat terdapat papan informasi alat komunikasi berupa kentongan. Menurut warga kentongan masih digunakan aktif untuk memberikan informasi kepada warga masyarakat, seperti halnya kematian dan beberapa informasi penting lainnya.

Sekretaris Desa Puhti, Sutrisno, SH berpose di Hutan bambu (dok.des.id)

Warga masyarakat Penglipuran yang begitu ramah menambah kesan tersendiri dari kunjungan kami. Tidak segan mereka mempersilahkan pengunjung untuk masuk kedalam rumah mereka, tidak menyia-nyiakan kesempatan kami masuk ke rumah rumah bahkan ke dapur untuk melihat situasi rumah warga, sekalian berteduh sambil ngopi karena cuacanya sedang hujan. (bas)

Share and Enjoy !

Shares