BRANGOL.NGAWIKAB.ID // Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Brangol Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menggelar Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun anggaran 2020, Rabu, (15/15/20) di Ruang Rapat, Rumah Makan Sekar Sari Dungmiri Karangjati.

Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. membuka rapat pembahasan Rancangan Apbdes Ta. 2020

Rapat Pembahasan APBDes Tahun Anggaran 2020 ini dihadiri Kepala Desa dan Perangkat Desa (Sekretaris desa, Kepala Urusan, Kepala Seksi, dan Kepala Dusun) Ketua Tim Penggerak PKK dan seluruh anggota BPD. Dalam pembahasan yang menjadi topik utama tentang perubahan beberapa program kegiatan yang telah dirancang.

Pembahasan RAPBDes TA. 2020 ini, lumayan alot, rapat pembahasan ini dilakukan perbidang, dari 4 (empat) bidang. Draf APBDes disampaikan oleh Saudara Basuki, S.Sos. (Sekdes) dan selanjutnya anggota BPD memberikan masukan sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Sekretaris Desa Brangol, Basuki, S.Sos. Mempresentasikan Rancangan Perdes Apbdes Ta 2020 di hadapan peserta rapat.

Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang pertama kali dibuka pada pembahasan, cukup berjalan lancar dan dapat disetujui oleh seluruh Anggota BPD. Peningkatan Kinerja dan Peningkatan pelayanan kepada Masyarakat yang sesuai dengan Visi dan Misi Kepala Desa, sehingga anggaran yang nantinya akan terserap tentang perubahan tata ruang pelayanan yang optimal, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan merasa nyaman.

Pembahasan Rancangan Apbdes Ta. 2020 yang dipimpin Kepala Desa Brangol.

Pembahasan pada 3 (tiga) bidang selanjutnya (Bidang Pembangunan Desa, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat) cukup memberikan tantangan bagi Tim Penyusun RAPBDes, karena setiap kegiatan harus benar-benar berasal dari aspirasi masyarakat melalui Musyawarah tingkat dusun dan musyawarah tingkat desa, dan harus berdasarkan kebutuhan masyarakat bukan atas dasar kepentingan beberapa golongan.

Dalam pembahasan APBDes anggota BPD banyak sekali memberi masukan kepada Pemerintah Desa tentang beberapa program pembangunan fisik, pengelolaan Kekayaan/Asset desa dan yang terkait dengan peningkatan pemberdayaan masyarakat.

Sumber dana yang terdapat dalam APBDes TA. 2020 ini, bersumber dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak & Retribusi (BHPR), dan Pendapatan Asli Desa (PADes). Khusus PADes perlu ditingkatkan dari segala sumber yang sah sehingga dapat menopang pembangunan sesuai harapan masyarakat. Selanjutnya dari hasil pembahasan Rancangan Perdes APBDes tahun 2020 ini akan di koordinasikan, di presentasikan dengan Bapak Camat dan Tim Evaluasi Kecamatan Karangjati. (bas)

Share and Enjoy !

Shares