BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangkaian tahapan Pemilukada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi pastikan semua tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Ngawi memenuhi protokol kesehatan. Seluruh tingkatan penyelenggara pemilu wajib menjalani rapid test.

Antrian peserta Rapid Tes masal


Bertempat di Aula Kecamatan Karangjati, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karangjati bekerja sama dengan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 UPT Puskesmas Karangjati menggelar rapid test serentak bagi semua penyelenggara pemilu se-Kecamatan Karangjati, yang di laksanakan di Aula Kecamatan Karangjati, Sabtu (11/07/20).

Sebanyak 203 orang yang terdiri dari Komisioner PPK, Sekretariat PPK, PPS Desa, Sekretariat PPS dan PPDP menjalani rapid test hari ini. Hal ini sebagai salah satu persyaratan sekaligus protokol kesehatan bagi penyelenggara pemilu sebelum menjalankan tugasnya sehingga masyarakat tidak perlu kuatir dan takut bila bertemu dengan petugas penyelenggara pemilu.

PPK Karangjati bersama Tim Medis Rapid Tes

“Rapid test ini untuk memastikan bahwa PPK, PPS, dan PPDP benar-benar dalam kondisi sehat, sebelum nanti melakukan tugasnya. Sebab, sebentar lagi mereka sudah memulai tahapan pilkada. Salah satunya akan melakukan coklit data pemilih di masing-masing desa,” terang Galih Kurniawan (komisioner PPK Karangjati) yang juga mengikuti rapid test ini.
Ia menambahkan, jika dari hasil tes rapid ini petugas dinyatakan reaktif, pihaknya akan segera mengganti petugas tersebut. Tak hanya itu. Petugas PPDP akan dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti hand sanitizer, pelindung wajah, dan masker.

Rapid test serentak ini tidak dipungut biaya, sepenuhnya biaya ditanggung oleh tim gugus tugas kabupaten Ngawi. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan ,dari hasil rapid test serentak pada semua penyelenggara pemilu kecamatan Karangjati ini dinyatakan hasilnya non reaktif semua.

Suasana Antrian peserta Rapid Tes di luar Aula Kecamatan dengan protokol kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan rapid test menjadi langkah awal KPU Kabupaten Ngawi dalam mempersiapkan personilnya menghadapi pelaksanaan tahapan pemilihan serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Corona Viruse Disease 2019 (Covid-19).

Share and Enjoy !

Shares