BRANGOL.NGAWIKAB.ID : Untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau dan untuk meningkatkan kebutuhan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi melaksanakan proyek pembangunan 2 sumur bor, dengan menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2020.

Titik Pertama Pembangunan Sumur Bor Dalam Dana Desa 2020 (dok.desa.id)

Pembangunan sumur bor ini terletak di area persawahan dusun Puntuk, kurang lebih 300 Meter meter dari perkampungan warga desa, dan di perkirakan dapat mengairi area pertanian seluas 10-15 hektar.

Baca juga :

. Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Petani Desa Brangol untuk Tanam Padi

. Monetoring Administrasi Kegiatan ADD dan DD di Desa Brangol

Sumur Bor dalam ini bertujuan untuk mengatasi masalah kekurangan air untuk mengairi padi di musim kemarau karena di Dusun Puntuk walaupun daerah aliran waduk pondok tetapi kesulitan air di musim kemarau , sehingga banyak petani yang mengeluh karena gagal panen atau hasil kurang maksimal.

Titik kedua Pembangunan Sumur Bor Dalam, Dana Desa 2020 (dok.desa.id)

Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. menuturkan bahwa kegiatan Dana Desa Tahun 2020 ini, di alokasikan untuk infrastruktur desa, salah satunya pembangunan sumur bor di 2 titik. Semoga bermanfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di dusun Puntuk.

Pembangunan sumur bor Hibah dari Pemprov Jatim, Jum’at , 07/08/2020
(dok.desa.id/ft:pemdes)

“Segala pengurusan dan mekanisme dalam pemanfaatan air sepenuhnya saya serahkan kepada pengurus dan anggota Pokmas “Brata Salon” maksudnya brata salon itu Brangol Tirta Sawah Kulon, jangan di kira salon kecantikan loh” terang Harun sambil ketawa menjelaskan nama pokmasnya yang unik.

Baca juga : Pembinaan Kelompok Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga Dan Ketrampilan di Desa Brangol

Sementara itu, Saniyo, salah satu petani padi Desa Brangol mengaku senang ketika musim kemarau dirinya bersama petani lainnya terbantu dengan adanya sumur bor. Sebab, lahan sawahnya bisa terairi saat musim kekeringan, sehingga 1 tahun bisa panen padi 3 kali. “Alhamdulillah, musim kemarau wis tandur kabeh, tapi bayare iuran ojo larang nggih ” kata Saniyo dengan logat brangolnya.

Pendamping Desa Brangol, Sri Utami, S.Sos. yang selalu monetor dalam proses pembangunan sumur Bor DD 2020 (dok.desa.id)

Pendamping Lokal Desa Brangol, Sri Utami, S.Sos. , menjelaskan bahwa Pembangunan 2 sumur bor sudah sesuai prosedur, sudah ada perencanaan dari awal. Ini merupakan hasil musyawarah desa tahun 2019 lalu, yang kemudian dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan dilaksanakan pada tahun 2020 ini. (bash)

Baca juga : Kemendagri akan segera realisasikan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD)

Share and Enjoy !

Shares