BRANGOL.NGAWIKAB.ID- Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi tinggal menghitung hari, berbagai persiapan dan tahapan telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU, Rabu, 09 Desember 2020 seluruh warga masyarakat di kabupaten Ngawi yang telah mempunyai hak pilih akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih Bupati dan wakil Bupati.


Untuk mengurangi jumlah kerumunan pada masa pandemi Covid-19, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Brangol melantik dan mengambil sumpah 3 Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilbup Tahun 2020 dengan protokol kesehatan dan terbatas, di aula desa, Senin (23/11)

Sesuai regulasi dan peraturan perundang-undangan yang ada pemilu tahun ini terdapat 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Brangol dengan penyebaran di 2 dusun, 2 TPS di Dusun Puntuk dan 1 TPS di dusun Brangol,

BACA JUGA : PPS Brangol Gelar Forum Warga Untuk Sosialisasikan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Ngawi


Acara keguatan dihadiri oleh Plt Kepala Desa Brangol, PPS, dan KPPS. Hery Krisnanto selaku Ketua PPS Brangol setelah melantik dan mengambil sumpah KPPS menyampaikan pidato Ketua KPU Kabupaten Ngawi yang intinya sebagai penyelenggara pemilu KPPS harus menjaga netralitas dan profesionalisme dalam bekerja. KPPS harus siap bekerja awal hingga akhir jangan sampai meninggalkan tugas di TPS, menjalankan pelaksanaan pemungutan hingga penghitungan suara dengan benar dan harus memahami administrasi data pemilih.


“Untuk menghindari kerumunan PPS harus mengatur jumlah peserta yang akan dilantik, ini dilakukan guna menghindari dan mencegah penularan covid 19 akibat kerumunan dan pembatasan jumlah anggota KPPS yang dilantik, bukan di Desa Brangol saja tetapi seluruh Kabupaten Ngawi” jelas Heri Krisnanto.

Share and Enjoy !

Shares