BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Nguri-nguri atau melestarikan budaya peninggalan leluhur dilakukan kembali sebagian masyarakat petani di Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Ngawi. Tradisi menyambut datangnya musim tanam petani menggelar acara “Labuhan” yang dilaksanakan di jalan area persawahan desa, Senin, (16/11).

Labuhan merupakan suatu tradisi untuk memulai menggarap sawah dengan selamatan atau sodaqoh bumi sebagai wujud rasa syukur atas datangnya musim hujan dan secara bersama sama memanjatkan Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan suatu harapan satu tahun kedepan hasil petani bisa melimpah ruah dan dijauhkan dari hama penyakit.

BACA JUGA : Kades Brangol Memberi Ijin Warung WTS di Lahan Bengkok

Acara di mulai pukul 07:30 Wib dan berlangsung sangat meriah dengan di iringi musik tradisional gembrung dan juga pengajian umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, Babinkamtibmas, RT/RW Ketua Kelompok Tani, ketua Hippa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua petani yang mempunyai sawah di Desa Brangol.

BACA JUGA : Sejarah Singkat Desa Brangol Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi

Dalam acara Labuhan ini, Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. mengucapkan banyak terima kasih kepada semua masyarakat khususnya para petani yang telah melaksanakan kembali tradisi leluhur yang telah lama vakum , Labuhan ini sebagai wujud syukur kita kepada Tuhan yang telah melimpahkan hasil bumi di desa Brangol.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi para petani yang mau melaksanakan kembali, nguri-nguri budaya leluhur ini, dan mari kita lanjutkan dan kita pertahankan acara labuhan ini agar tidak punah dan bisa dipahami oleh anak cucu nantinya, dengan prinsip hidup Agama di tegakkan budaya jangan di lupakan,” tegas Harun Alrasyid, SE.

Sementara itu dalam tauziahnya Kyai Nurwakhid yang juga seorang petani mengatakan, para petani semangat melakukan tradisi tersebut karena sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil panen kali ini. Dengan datangnya musim hujan ini semoga menjadi hujan yang barokah. Dan berharap di tahun yang akan datang hasil panen bisa meningkat.

“Syukur Alhamdulillah panen kemarin sukses, dengan datangnya musim hujan ini semoga menjadikan hujan yang barokah, untuk menyongsong masa tanam mendatang dan hasilnya bisa lebih bagus lagi, dan kami berharap acara labuhan ini dilaksanakan setiap tahun dan bisa bermanfaat bagi masyarakat” jelasnya. (bas)

Share and Enjoy !

Shares