BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Untuk persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa serentak di wilayah hukum Kabupaten Ngawi, digelar rapat koordinasi Pilkades serentak di aula pertemuan Rupatama Parama Satwika Polres Ngawi, Kamis (17/12).


Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Kapolres Ngawi, para Kabag, para Kasat dan Kapolsek yang wilayahnya menyelenggarakan pilkades, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi, Kodim, Pol PP, Dinas Kesehatan dan ketua panitia Pilkades.


Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya, S.I.K, M.H. mengatakan pelaksanaa Rakor Eksternal Ops Aman Pilkades Ngawi 2020 di aula Polres Ngawi ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana kepolisian mengelola situasi kamtibmas menjelang Pilkades saat sebelum dan sesudah Pilkades.


“Pendukung calon, Kelompok ormas dan organisasi persilatan yang ada di setiap desa harus dirangkul untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat situasi kamtibmas menjadi tidak aman, diharapkan pelaksanaan Pilkades serentak berlangsung tertib, aman, damai serta mengedepankan protokol kesehatan, sampai saat rangkaian Pilkades serentak ini selesai, berjalan dengan aman dan tidak ada konflik ” ungkap Kapolres.


Sementara, Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Slamet mengatakan untuk setiap personil yang terlibat Pam Pilkades serentak telah diintruksikan untuk melakukan penjagaan dan pengamanan di setiap desa dengan prosedur yang sudah ditentukan.

Jumlah anggota yang dilibatkan pengaman sebanyak 459 personil dengan rincian, Siaga Balai Desa 175 pers, Pam Tps 284 pers, Siaga Polres 30 pers, Patroli 10 pers ditambah dari Polda Jatim sebanyak 1 kompi.


Dalam arahannya Kabag.Ops menyampaikan bahwa sebanyak 22 desa dari 213 desa akan mengadakan Pilkades serentak dengan Jumlah 57 calon kepala desa dari 13 kecamatan dengan jumlah TPS 183

“Mereka juga harus bisa melakukan deteksi dini dan penggalangan situasi untuk kondisi Kamtibmas yang kondusif. Serta melaksanakan patroli pada lokasi rawan terjadinya gangguan keamanan yang dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan Pilkades,” katanya.


Slamet juga meminta anggota Pam melekat disalah satu calon dan tim sukses yang dinilai Rawan. Namun dirinya mengingatkan agar anggotanya untuk bersikap netral tidak mendukung salah satu calon. Apalagi yang mencalonkan anggota Tni/Polri.

“Yang kita harapkan untuk kondisi saat Pilkades serentak 2020 panitia pengawas maupun anggota kepolisian tetap netral,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno menyampaikan bahwa tahap persiapan dan koordinasi dengan ketua panitia sudah dilaksanakan kemarin, termasuk materi pembekalan ketua panitia, mengecek persiapan, undangan pemilih, kotak suara, surat suara dan peralatan APD terkait gelaran Pilkades di tengah pandemi.


“Kepada seluruh ketua panitia pilkades berperan aktif mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih sesuai dengan hati nuraninya dan koordinasi dengan semua jajaran agar pilkades berlangsung tertib, aman, damai serta mengedepankan protokol kesehatan ” katanya. (bas)

Share and Enjoy !

Shares