BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka membahas Survey Mawas Diri (SMD) masyarakat Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Sesuai program dari Puskesmas Karangjati, Jum’at (04/12) telah digelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di aula pertemuan Desa Brangol.


Penyelanggaraan MMD pada tahun 2020 ini sedikit berbeda dengan MMD pada tahun 2019. Tahun ini peserta MMD hanya dihadiri oleh Tim Puskesmas, Kepala Desa, beberapa perwakilan Kader Posyandu Desa Brangol dan Perangkat desa saja demi untuk mencegah adanya kerumunan massa yang berlebih disaat pandemi covid-19.

Para peserta Musyawarah Masyarakat Desa Brangol Tahun 2020


Pada umumnya, tujuan dari dilaksanakan MMD ini adalah agar masyarakat mengenal masalah kesehatan di wilayah Desa Brangol. Setelah mengetahui masalah kesehatan yang dialami dan dimusyawarahkan bersama, harapannya masyarakat sepakat untuk menyusun rencana penganggulangan masalah kesehatan tersebut.


MMD Tahun 2020 Desa Brangol di pimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Karangjati, dr. Danny Yuliastuty di dampingi Plt Kepala Desa Brangol, Basuki, S.Sos. Beliau memberikan sambutan dan evaluasi singkat sebelum pembacaan materi MMD. kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hasil Survei Mawas Diri (SMD) oleh Tim Puskesmas, selaku pemegang program.


“Kami berharap agar Pemerintah Desa Brangol bekerja sama dengan Puskesmas Karangjati untuk memberikan sosialisasi agar masyarakat tidak kekurangan pengetahuan tentang kesehatan. Serta terus bekerja sama dan mendukung segala kegiatan dari Puskesmas untuk menanggulangi masalah kesehatan di Desa Brangol ” jelas dr. Dany.

BACA JUGA :

Selanjutnya materi MMD yang merupakan hasil evaluasi dari SMD dibacakan oleh Bidan Desa Brangol, Nitera Ulfa, Amd.Keb. Ada beberapa pokok permasalahan yang dibahas dalam MMD kali ini dan sedikit berbeda dengan MMD tahun lalu. Beberapa permasalahan hasil SMD tersebut adalah:

  1. Pengetahuan tentang Covid-19
  2. Penyakit tidak menular (PTM),
  3. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
  4. Implementasi Gizi
  5. Kesehatan lingkungan
  6. Imunisasi
  7. Promosi kesehatan (pemberantasan nyamuk, konsumsi buah dan sayur, merokok didalam rumah)
  8. Kesehatan lansia.

Keseluruhan permasalahan yang ada diatas dibahas satu per satu dan kemudian diadakan diskusi dengan kader posyandu dan Perangkat Desa. Setelah diadakan diskusi dengan semua peserta MMD didapati 3 Prioritas Permasalahan yang harus segera ditangani. Ketiga Prioritas Permasalahan tersebut adalah :

  1. Penyakit tidak menular (PTM)
  2. Kesehatan Ibu dan Anak, dan
  3. Imunisasi

Selanjutnya Puskesmas Karangjati akan membahas ketiga Prioritas Permasalahan tersebut secara intern dan akan mengusahakan agar ketiga permasalahan tersebut masuk kedalam skala prioritas kerja Puskesmas Karangjati tahun 2021 mendatang. (bs)

Share and Enjoy !

Shares