BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi. Sebanyak 10 pasar hewan ditutup sementara. Yang diberlakukan efektif sejak 19 Januari 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi Yusuf Rosadi mengatakan, penutupan pasar hewan mendasar hasil evaluasi pelaksanaan surat edaran (SE) Bupati Ngawi Nomor : 065/01.28/404.011/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran covid-19 di Kabupaten Ngawi.

“Jadi mulai 19 Januari semua pasar hewan yang ada di Kabupaten Ngawi ditutup,” katanya, Senin (18/1).

Alasan penutupan,  karena penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ngawi masih tinggi. Menyusul munculnya klaster baru serta berkenaan dengan tingkat kerumunan di pasar hewan yang berpotensi sebagai penyebaran Covid-19 baru.

Sepuluh pasar hewan yang ada di Kabupaten Ngawi, yakni Pasar hewan Ngawi, Kendal, Jogorogo, Gentong, Kerten, Samben, Pilang, Walikukun, Kedunggalar dan Ngrambe.

Surat Penutupan Pasar Hewan

Mengenai kapan pasar hewan tersebut dibuka kembali nantinya melihat berdasarkan hasil perkembangan evaluasi Covid-19 di Kabupaten Ngawi.

“Hanya Sementara, Nanti untuk dibuka kembali menunggu pemberitahuan lebih lanjut,” pungkasnya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ini dilakukan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ngawi.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares