BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat(PPKM) di Kabupaten Ngawi, sebagaimana kebijakan Propinsi Jawa Timur, diperpanjang kembali hingga 8 Pebruari mendatang.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono sekaligus Ketua gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 kabupaten Ngawi mengatakan bahwa terkait aturan perpanjangan PPKM tersebut dirinya sudah mengeluarkan surat edaran no.065/01.103/404.011/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran COVID-19 di kabupaten Ngawi.

Beberapa aturan dalam PPKM perpanjangan merupakan kelanjutan PPKM yang sebelumnya, diantaranya pembatasan di tempat kerja yaitu 25 % dalam kantor 75 % dari rumah setiap instansi atau perkantoran, untuk ASN yang berdomisili dari luar kota Ngawi disarankan WFH, untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah masih harus daring, kegiatan ibadah di tempat ibadah diperbolehkan dengan kapasitas 50 %, dan pembatasan kegiatan sosial budaya seperti selamatan dan hajatan.

“Perpanjangan sebagai New Normal Baru, yang mana harus dilakukan adaptasi baru, aturan-aturan tertentu yang selama PPKM dilakukan pembatasan tersebut akan secara perlahan dilakukan pelonggaran, namun dilakukan secara bertahap dan tidak serta merta, seperti pembukaan bertahap alun-alun Ngawi yang selama PPKM ini ditutup total untuk umum,” terang Kanang.

Selanjutnya dengan new normal baru nantinya diharapkan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan adaptasi baru, dengan tetap mematuhi aturan prokes, sehingga dapat menekan penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Ngawi.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares