BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi, memahami keluhan dan usulan masyarakat serta menunjukkan komitmennya dalam penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2021, yang dititik beratkan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Kepala Desa Brangol Harun Alrasyid, SE mengatakan sesuai hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Desa, diputuskan pembangunan jalan perbatasan Puntuk – Weru, Sidokerto, tepatnya RT 7/1 akan menggunakan batu paving block. Karena paving block dinilai kuat dan tahan lama.

” Ya kami akan selalu mendengarkan keluhan masyarakat yang ada Desa Brangol, baik melalui sosmed maupun secara langsung, kita menyadari dan butuh proses. Berdasarkan hasil Musrenbang, tahun ini jalan perbatasan weru akan kita paving block untuk membangun jalan antar desa” tutur Harun Alrasyid. (23/01)

Menurutnya, pembangunan jalan dengan menggunakan paving block nanti dilakukan di seluruh dusun di desa Brangol, termasuk di dusun Puntuk, RT 5/1, dan dusun Brangol RT 5/2, dengan jadwal pelaksanaan sesuai mekanisme. Kalau belum bisa tahun ini ya tahun berikutnya.

Kepala Desa menegaskan, akan melakukan pengawasan sejak proses penentuan bahan sampai dengan proses pembangunan, agar hasil dari pembangunan jalan desa dapat lebih maksimal.

“Penggunaan paving block tahun ini baru untuk 3 lokasi terutama penghubung antar desa. Kenapa kita pilih paving blok, karena dengan pengunaan bahan ini kondisi jalan akan kuat dan awet ” ujarnya.

Jalan Perbatasan Dusun Weru – Puntuk, Desa Brangol (dok.des.id/23/01)

Ketua Rt 07 dusun Puntuk sebagai pemegang wilayah perbatasan desa, Siswo mengatakan, ” banyak warga masyarakat mengeluh karena jalan desa tetangga menuju akses ke desa kita sudah bagus, sementara jalan kita sendiri rusak, sesuatu yang ironis, hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait proses dan mekanisme pembangunan di desa.” Jelas Siswo.

Sementara itu, Ketua TPK Suparmin mendampingi Kepala Desa mengatakan pihaknya kini tengah mempersiapkan proses pekerjaan jalan perbatasan desa, berupa pemasangan paving blok di dusun Puntuk 7/1 dengan volume 180X3,1 meter dengan dana 126.202.000 juta yang notabene berada di jalan pemukiman antar dusun Puntuk – Weru Sidokerto.

“Setelah Apbdes 2021 di tetapkan, nanti langsung tancap gas untuk pengajuan dan realisasi pekerjaan sesuai dengan aturan, masyarakat mohon bersabar dan ikut serta mengawasi dan nantinya membantu pekerjaan paving ini agar berjalan sesuai dengan perencanaan,” terang Suparmin.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares