BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Masa kepemimpinan Budi Sulistyono sebagai Bupati Ngawi periode ke-2 akan berakhir pada 17 Februari 2021. Dalam masa kepemimpinannya, prestasi demi prestasi telah dipersembahkan melalui berbagai bidang pemerintahan.

Capaian prestasi tersebut meliputi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dari Predikat CC hingga ke Predikat A, peningkatan produksi pangan, destinasi wisata, pembangunan akses jalan, penerapan pola hidup sehat dan sebagainya.

Untuk capaian Sakip, Budi Sulistyono telah melakukan revolusi. Dalam hitungan singkat Pemerintah Kabupaten Ngawi berhasil mempersembahkan Sakip predikat A, dari sebelumnya yang berstatus predikat CC.

“Dari tahun 2015, kita memulai melakukan perbaikan dan pembenahan kinerja untuk pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah, kita diganjar SAKIP dengan predikat CC hingga naik A, dari sini kita akan terus berbenah,” kata Budi Sulistyono Senin (31/08/20) pada acara Vicon dengan Menteri Pemberdayaan Aparur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam peningkatan produksi pangan, Ngawi menjadi lumbung pangan Nomor 6 di Indonesia dan Nomor 2 di Jawa timur. Bahkan untuk urusan pangan, Kabupaten Ngawi mampu menyabet juara nasional dengan duta pemuda pelopor lewat karya padi organik.

“Pertanian tidak banyak terdampak Covid-19. Kita patut bersyukur. Karena petani bekerja tidak banyak kontak dengan keramaian. Dulu Ngawi Nomor 4 di Jawa Timur. Dan sekarang Nomor 2. Untuk nasional kita no 6,” kata Bupati Ngawi dalam sambutan pelatikan kepala desa di Pendopo Wedya Graha Senin (1/2).

Pada pertengahan periode ke-2, Budi Sulistyono berhasil mengurangi keluarnya uang masyarakat Ngawi ke daerah lain. Itu dilakukan dengan menumbuhkan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Ngawi, sehingga masyarakat tidak perlu keluar daerah untuk rekreasi.

Dampak lainnya, perputaran transaksi keuangan di sekitar destinasi wisata tumbuh cukup signifikan. Dengan tumbuhnya transaksi itu, perekonomian masyarakat juga mengalami pertumbuhan.

Sedangkan untuk infrastruktur, masa dua periode kepemimpinan Budi Sulistyono telah mewujudkan akses jembatan, paving, rigid beton maupun aspal. Tercatat ratusan kilo meter jalan telah dibangun atau dinormalisasi dan juga puluhan jembatan dibangun maupun mengalami normalisasi.

Ditilik dari awal perjalanan karir hingga akhir masa jabatan, bupati yang biasa disapa Mbah Kung itu, memiliki riwayat fantastis. Prestasi demi prestasi ditorehkan dalam masa kepemimpinannya sehingga berhasil membawa Kabupaten Ngawi ke level atas. Dari catatan prestasi tersebut, tidak heran bila banyak masyarakat Ngawi mengirimkan ucapan terima kasih.

Share and Enjoy !

Shares