BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Brangol Kampung Pesilat tempat lahirnya para pendekar, kalimat tersebut kiranya tepat dikarenakan Desa Brangol, Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi, tumbuh dan berkembang banyak perguruan silat.

Disini berkembang pesat salah satu perguruan silat yaitu Persaudaraan Setia Hati Terate. Sebagai tanda berkembangnya PSHT para pendekar sepakat untuk mendirikan sebuah tugu yang berlokasi di Dusun Puntuk RT 04 RW 01.

Proses pembangunan tugu
yang berdiri di pertigaan jalan tersebut, yang dibangun dari dana iuran warga PSHT se-Rayon Brangol sudah memasuki tahap finising (60%). Tugu dengan ukuran 3×4 meter, tinggi 6 meter diperkirakan menghabiskan anggaran 30juta. Warga PSHT se-sub Puntuk goyong-royong dengan sukarela dalam proses pembuatan tugu. Sabtu (13/02)

Kang Laman Sumo, sesepuh dan motor penggerak pembangunan Tugu PSHT Rayon Brangol.

Sesepuh dan motor penggerak pembuatan tugu, Laman Sumo mengatakan ” Tugu yang kita bangun bersama hanyalah simbul disini basis PSHT dan mempercantik tata ruang desa dan jangan lupa kepada dulur-dulurku semua untuk mengembangkan ilmu PSHT yang merupakan kewajiban kita, dan menghormati perguruan lain” begitu yang disampaikan Kang Laman Sumo.

Selain tugu PSHT yang baru di bangun ini di Desa Brangol juga ada tugu Organisasi lain. Mari saling menjaga dan saling menghormati demi terciptanya kerukunan di Desa Brangol.

Sesuai dengan slogan dari PSHT bahwa “ora ono kamulyan tanpo paseduluran” yang dalam bahasa Indonesia berarti ” tidak ada kemuliaan tanpa persaudaraan,” maka diharapkan semua perguruan silat yang ada di Desa Brangol hidup rukun dan damai berkembang di tengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares