BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Brangol  Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (MUSDESSUS)  dalam rangka penetapan perubahan prioritas penggunaan dana desa Brangol tahun anggaran 2021 di aula pertemuan Desa Brangol, Sabtu(06/03).

Musdes penetapan perubahan prioritas penggunaan dana desa Brangol tahun anggaran 2021 dilaksanakan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 termasuk pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di desa dan mengoptimalkan fungsi Posko Penanganan Covid-19 di desa Brangol.

Dalam acara Musdes tersebut dihadiri seluruh Kepala Desa dan Perangkat Desa Brangol, BPD, LPMD, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat.

Mendasar surat edaran (SE) Bupati Ngawi Nomor 140/3.335/404.112/2021 tentang Penyesuaian Penggunanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Untuk Mendukung Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa, maka dana desa ditentukan penggunaannya paling sedikit 8% dari pagu dana desa untuk pendanaan kegiatan penanganan pandemi Covid-19 yang merupakan kewenangan desa dan tidak termasuk pendanaan untuk Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa).

Prioritas penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2021 dilakukan perubahan dan penetapan untuk kegiatan desa siaga kesehatan, posko desa serta penanggulangan bencana.

Pada pelaksanaan Musdes tersebut diawali dengan sambutan Ketua BPD dilanjutkan Kepala Desa dan di teruskan oleh Sekretaris Desa Sekaligus membacakan  Rencana penyesuaian Dana Desa guna penanganan Covid 19 Desa Brangol Tahun 2021 yang akan di sahkan oleh Bpd Desa Brangol.

“Untuk penanganan pandemi Covid-19, Desa Brangol menetapkan anggaran 8% dari pagu dana desa tahun anggaran 2021. Rincian kegiatan meliputi penyelenggaraan desa siaga kesehatan, pengadaan/penyelenggaraan pos keamanan desa dan penanggulangan bencana,” terang Harun Alrasyid, SE.

Perubahan prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 kemudian disepakati oleh BPD beserta tamu undangan yang lain.

Sementara itu, Ketua BPD Brangol, Nur Ali Mafut mengatakan bahwa ditengah pandemi Covid-19 pembangunan yang telah direncanakan harus dipending terlebih dahulu karena untuk penanggulangan dan penanganan Covid 19 yang sekarang menjadi 8% , serta usulan skala prioritas harus segera di realisasikan  di tahun 2021

“Kami dari BPD dan seluruh tamu undangan menyepakati perubahan  prioritas penggunanaan dana desa tersebut, mengingat pentingnya penanganan Covid dimasa pandemi ini,” ujar Nur Ali Mafut selaku Ketua BPD Desa Brangol.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares