BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Untuk melestarikan budaya adat yang sudah turun temurun dari nenek moyang, sebagai tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Sendang desa atau Punden merupakan tempat yang harus tetap dijaga dan dirawat sebagai bentuk menjujung tinggi dan menghormati para leluhur yang menjadi cikal bakal berdirinya desa tersebut. Masyarakat Dusun Puntuk, Desa Brangol Kecamatan Karangjati melaksanakan kegiatan kerja bakti sosial membangun rumah makam leluhur di sendang Puntuk, Kamis. (25/03).

Kegiatan kerja bakti mendirikan rumah atau cungkup makam leluhur tersebut dalam rangka melestarikan adat dan membersihkan makam leluhur sekaligus menghadapi bersih desa yang merupakan salah satu budaya kearifan lokal desa Brangol. Tujuan mendirikan rumah makam leluhur ini agar menjadi rapi dan pada saat acara bersih desa bangunan rumah makan punden tersebut sudah berdiri.

Genduri atau Selamatan sebelum mendirikan rumah

Ketua RW 01 Dusun Puntuk, Lani di lokasi kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bukti nyata masyarakat Desa Brangol pada lingkungan. Kegiatan kerja bakti sebagai motivasi untuk menanam kesadaran masyarakat bahwa Guyub Rukun dan gotong royong itu sangat di butuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat akan lebih peduli tentang pentingnya gotong-royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga tradisi kearifan lokal yang harus tetap dijaga dan dilestarikan, sebagai bentuk rasa hormat dan beban moral untuk menghargai jasa para leluhur yang telah meninggal dunia,” terang Lani.

Nur Ali Mafut, Ketua BPD Brangol pemrakarsa pendirian rumah sendang Puntuk mengatakan pembangunan rumah ini merupakan ide masyarakat yang muncul disela pertemuan desa. Hal itu didasari kenyataan bahwa makam leluhur desa sudah tidak mempunyai cungkup atau rumah untuk pertemuan adat. Akhirnya mengusulkan ke Kepala Desa untuk meminta ijin memotong pohon jati yang berada diarea desa untuk di jadikan rumah di makam leluhur. Dengan kegigihannya dengan dibantu warga akhirnya pendirian rumah cungkup dapat terlaksana.

“Masyarakat desa Brangol memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap leluhurnya. saya melihat dalam berbagai kesempatan dalam setiap kegiatan tradisi adat masyarakat selalu aktif, dan untuk memupuk kesadaran dan pemahaman kehidupan masyarakat dalam berbudaya agar lebih bermakna dan sebagai bentuk penghargaan kepada para leluhur.” Pungkas Nur Ali Mafut.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares