BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka penanganan dan upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Ngawi tahun 2021, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Ngawi dengan Dinas Kesehatan menggelar Rembuk Stunting melalui zoom meeting melibatkan Kecamatan, Puskesmas dan Desa se-Kabupaten Ngawi, Selasa (13/04).

Zoom meeting Kecamatan Karangjati Bertempat di Aula Kecamatan, dihadiri Camat Karangjati, Sekcam, Kasi PMD, Wakapolsek, Danramil, Tim Puskesmas Karangjati, Forum Kecamatan Sehat dan Kades se-Kecamatan Karangjati.

Bertema Rembug Stunting Kabupaten Ngawi, dalam giat Vidcon tersebut disampaikan perihal perluasan lokasi fokus intervensi penurunan Stunting terintegrasi tahun 2021 dalam rangka percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Ngawi.

Baca juga: Sah…Heru Kusnindar Ketua DPRD Ngawi

Kepala Bappelitbang Kabupaten Ngawi, Indah Kusumawardani, S.Pt.M.Si dalam sambutannya melalui vicon menyampaikan Intervensi pencegahan Stunting harap dioptimalkan semaksimal mungkin. Hasil analisa pencegahan/ penurunan stunting sebagai acuan dalam pelaksanaan pencegahan stunting. Rencana Anggaran stunting tetap berkelanjutan dan berkesinambungan dan saat ini masih disusun dalam RKPD Kabupaten Ngawi. Kedepannya pendataan stunting dilakukan secara periodik baik secara online maupun offline
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, dr. Yudono dalam pemaparan materi menyampaikan, Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umurnya.


Rencana dan tindak lanjut pencegahan stunting:

  1. Penguatan, pencatatan dan berbasis elektronik
  2. Refreshing pemanfaatan kms dan buku kia pada kader
  3. Workshop pemantauan pertumbuhan pada kpm
  4. Workshop pemantauan pertumbuhan dan PMBA pada kader
  5. Sosialisasi gizi seimbang
  6. Pelatihan komunikasi antar pribadi (dengan tujuan untuk penguatan kemampuan konseling)
  7. Pendampingan sasaran 1000 hpk
  8. Sosialisasi dan koordinasi pendidikan gizi melalui pengembangan makanan lokal
  9. Koordinasi efektif lintas sektor
  10. Penetapan orang tua asuh balita dan ibu hamil
  11. Komunikasi efektif

Stunting merupakan kegagalan pertumbuhan pada anak karena kekurangan gizi, sehingga berakibat terganggunya perkembangan otak, kecerdasan dan juga penurunan prestasi belajar dan dampak buruknya adalah menurunnya kwalitas sumber daya generasi penerus di masa mendatang.

Peserta zoom meeting Rembuk Stunting di aula Kecamatan Karangjati.

Sebelum acara zoom meeting di tutup, Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, ST. yang akrab disapa Mas Ony menyempatkan hadir dalam acara menyampaikan, “Selamat menjalankan Ibadah Puasa 1422 H. Intervensi stunting harus bersama-sama, diharapkan dengan kebersamaan tersebut terdapat penurunan angka stunting dan kematian ibu melahirkan di kabupaten Ngawi.” terang Mas Ony.

Baca juga: Ziarah ke Makam Pahlawan Ngawi

Bupati Ngawi melanjutkan, “Analisa situasi stunting dulu berada di bappelittbang sekarang berada di dinas kesehatan, dari rembug stunting ini akan sebagai acuan dasar penyusunan perbup yang nantinya di break down ke peraturan desa sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pencegahan stunting. Data stunting diharapkan terintegrasi yang makin optimal dalam pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Ngawi.” Pungkas Mas On

Share and Enjoy !

Shares