BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, ST. kembali menggelar rapat koordinasi terbatas dalam rangka evaluasi pelaksanaan penerapan PPKM Mikro dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Ngawi, . Kamis (24/6).

Dengan menggunakan Zoom Meeting atau Video Conference ( Vidcon ) koordinasi tersebut di hadiri Forkompimda ngawi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan di ikuti seluruh Camat serta Kepala Desa se – Kabupaten Ngawi.

Di Kecamatan Karangjati Vidcon di selenggarakan di aula pertemuan Kecamatan Karangjati, yang dihadiri oleh Camat Karangjati, Wahyu Sri Kuncoro, AP , Forkopimcam Karangjati, Upt Puskesmas Karangjati, Kepala Desa se – Kecamatan Karangjati, tokoh agama dan pelaku seni.

Bupati Ngawi memimpin rakor tersebut, setelah berkoordinasi Forkopimda menyepakati sebagai berikut:

  1. Ngawi zona merah
  2. penanganan pasien covid-19 utuk bad yang ada di kamar RS akan ditambahi
  3. terkait tracing masih rendah, perlu ditingkatkan
  4. tingkat kematian pasien covid 19 tinggi, evaluasi perlu RS meningkatkan pelayanan yg prima dan optimal
  5. PPKM Mikro masih kuning, semua kegiatan sosial di jalankan dengan ketat. Giat hajatan banyak yang dilanggar :
  • Hajatan dilaksanakan s/d jam 18.00 WIB (sebelum magrib sdh selesai)
  • Temu manten màksimal 2 jam
  • Tamu maksimal 100 orang
  • Wajib nasi kotak, jangan diberi ijin jika sajian piringan
  1. Setiap hari giat ops yustisi kerja sama 3 instansi, se-minggu ke depan : pembagian 500.000 masker, dll
  2. Kegiatan serentak vaksinasi 644 vial pada hari Sabtu tgl 26 Juni 2021
  3. Kades melaporkan giat desa bila ada giat kerumunan massa
    data warga per-orangan wiraswasta yang keluar masuk ke Kabupaten lain
    Setiap 3 hari sekali lapor data kegiatan yang mengundang massa (hajatan) ke Camat, dan Camat melaporkan langsung ke Bupati
    Melaporkan penggunaan Dana Desa 8%, penggunaan untuk apa saja, berapa penggunaan, sisa berapa.

Danrem Madiun menyampaikan tanggapan dan menambahkan beberapa hal dalam evaluasi PPKM Mikro sebagai berikut :

  1. Meningkatnya pasien covid 19 se- Jatim untuk Ngawi rangking.2 setelah Kabupaten Bangkalan
  2. Ambil langkah yang tepat di wilayah (rapat forpimda, forpincam, desa)
  3. Adanya virus baru dari India tolong terus dipantau seperti giat hajatan
  4. Evaluasi wilayahnya berdasarkan pengalaman yg telah berhasil dilaksanakan
  5. Penyebaran virus sudah meningkat, Posko PPKM Mikro dan Kampung Tangguh di Desa harus betul-betul berfungsi berdayakan jangan hanya sebagai simbol
  6. Satgas tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa harus aktif.

Demikian rangkaian acara Vidcon yang di adakan serentak di 19 Kecamatan oleh Bupati Ngawi Onny Harsono, yang bertujuan menerapkan PPKM untuk memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi.

Di harapkan dengan evaluasi ppkm ini, semua masyarakat kabupaten Ngawi benar benar bisa memahami dan melaksanakan kebijakan tersebut, semua karena demi kebaikan bersama.

Share and Enjoy !

Shares