BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Memasuki musim kemarau, sebagian besar daerah lahan pertanian di Kabupaten Ngawi mulai mengering, tidak banyak aktifitas yang dilakukan oleh petani. Namun, pemandangan berbeda terlihat pada aktivitas para petani Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Meskipun dalam keadaan ancaman pandemi Covid-19, tidak membuat petani patah semangat untuk menanam padi. Mereka menanam secara gotong royong, Jumat (06/08/).

Musim kemarau sekarang petani di Desa Brangol telah melakukan tanam padi dan banyak juga pemilik lahan telah berupaya mengolah sawahnya, bibit padi yang mereka tanam berbagai jenis mulai dari IR 64, 32, Ciherang dan lainnya.

Untuk mendukung para petani agar terus meningkatkan produktifitas, di samping lahan pertanian desa Brangol yang di apit dua waduk yaitu waduk pondok dan waduk sangiran. Pemerintah Desa melalui Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. memberikan bantuan kecukupan air sawah lewat pembangunan dua sumur bor dalam dari Dana Desa yang dikelola BUMDes.

“Bantuan sumur bor dalam ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Desa terhadap petani, kalau hanya mengandalkan waduk kita akan kekurangan air, bahkan musim kemarau tidak bisa tanam padi, jika tidak tanam padi dikhawatirkan penghasilan petani berkurang,” kata Harun Alrasyid, SE.

Harun meminta agar keberadaan sumur bor dalam ini di kelola dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan petani. “Dan yang terpenting lagi, setiap petani bisa mendapatkan manfaat dari alat tersebut dan terawat,” tegasnya.

Kepala Desa juga menambahkan, untuk mencegah peyebaran Covid-19, para petani harus bekerja sesuai protokol pencegahan Covid-19. Kemudian, menjaga jarak satu sama lainnya, mengurangi kerumunan orang, serta berjemur pagi hari sambel bekerja di lahan pertanian biar sehat.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares