Curah Hujan Tinggi, Desa Brangol Kejar Target Rampungkan Drainase

Curah Hujan Tinggi, Desa Brangol Kejar Target Rampungkan Drainase

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Mengawali tahun anggaran 2022 untuk mengoptimalkan dana desa (DD), guna mengantisipasi terjadinya banjir di pemukiman warga, Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi membangun saluran drainase dengan memanfaatkan dana desa tahun anggaran 2022.

Pembangunan drainase tersebut terletak di RT.07/01, Dusun Puntuk. Penggunaan dana desa ini berdasarkan hasil kesepakatan antara Pemerintah Desa Brangol bersama BPD, LPMD dan tokoh masyarakat melalui musyawarah desa.

Pengerjaan Drainase RT 07 RW 01 Dusun Puntuk

Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid,SE, menilai pembangunan drainase ini akan sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat dari berbagai sisi dan aspek. Masyarakat akan mendapatkan berbagai keuntungan dalam pembangunan drainase ini karena sarana pembuangan air sangat diperlukan masyarakat.

“Menghadapi Curah hujan yang begitu tinggi sering mengakibatkan air menggenang di pemukiman warga. Hal ini berdampak buruk bagi kesehatan lingkungan/sanitasi hingga menimbulkan berbagai ancaman penyakit serius seperti diare, demam berdarah (DB) dan lain-lain, sehingga pembangunan drainase ini untuk segera di selesaikan.” Kata Harun Alrasyid, Kamis (31/03/22).

Untuk anggaran pembangunan drainase ini bersumber dari dana desa tahun 2022 sejumlah Rp. 67.535.000.00, dengan volume sepanjang kurang lebih 137 meter, selain untuk pemberdayaan masyarakat dan memenuhi sarana prasarana yang lain juga di prioritaskan untuk kegiatan percepatan penanganan covid dan pemulihan ekonomi.

Pembangunan drainase ini juga disambut gembira dan tanggapan positif oleh masyarakat setempat. Wahono (39th) salah satu warga RT 07 yang terdampak proyek, menilai pengerjaan drainase ini dampak sosialnya besar dan manfaatnya dapat di rasakan masyarakat. “Dengan drainase ini saluran air lancar, lingkungan menjadi indah tentunya sangat besar manfaatnya untuk kesehatan lingkungan,” paparnya. (bas)

Share and Enjoy !

Shares
Tradisi Ruwahan Masyarakat Desa Brangol Menyambut Ramadhan

Tradisi Ruwahan Masyarakat Desa Brangol Menyambut Ramadhan

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Masyarakat Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan suci Ramadan. Adalah Ruwahan, atau sedekah ruwah yang merupakan upacara penyambutan kedatangan bulan suci Ramadan yang dilaksanakan di Mushola “Kamulyan” Dusun Puntuk, Minggu (270322).

Dalam tradisi ruwah di Mushola “Kamulyan”, semua elemen masyarakat seperti perangkat desa, tokoh masyarakat, ulama, ustad dan warga berduyun-duyun datang membawa tumpeng dalam wadah lengkap dengan lauk pauk dan ayam panggang.

Jamaah Musholla “Kamulyan” Dusun Puntuk dalam tradisi Ruwahan.

Nur Ali Mafut selaku imam Mushola “Kamulyan” mengatakan ruwah berasal dari kata ”arwah ”. Kegiatan ruwah yang dilaksanakan tiap tahun ini merupakan tradisi penghormatan kepada arwah para leluhur sebelum bulan Ramadhan yang berlangsung secara turun-temurun.

Ia menjelaskan tujuan ruwah adalah untuk memohon kepada Allah SWT agar arwah para leluhur yang telah meninggal dunia diampuni segala dosa-dosanya dan diberi tempat yang layak di sisi Allah SWT. Kemudian mendoakan kita supaya panjang umur dan murah rejeki serta sekaligus memperkuat iman kita.

Nur Ali Mafut yang juga sebagai Ketua BPD berharap agar seluruh warga masyarakat ikut melestarikan nilai-nilai kearifan lokal tradisi desa karena sarat nilai budaya dan agama.

“Mari kita kirim doa, kita doakan keluarga, saudara, kerabat, sahabat yang telah meninggal dunia semoga amal ibadah yang pernah dilakukan di dunia diterima disisi Allah SWT, dengan dilaksanakan ruwah ini artinya kita tetap melestarikan tradisi–tradisi tersebut dan mengajarkan kepada generasi muda untuk lebih menghargai kearifan lokal tradisi dan budaya kita,” kata Mas Nur Ali panggilan akrabnya.

Selanjutnya setelah dibacakan doa dan selesai acara kegiatan, semua tumpeng diserahkan kepada ibu-ibu jamaah untuk dibagikan kepada semua jamaah dan lingkungan dengan tertib. Tujuanya yaitu sebagai bentuk syukur atas rejeki yang telah diperoleh dan memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT. (bs)

Share and Enjoy !

Shares
Gerakan Menanam di Pekarangan Rumah Tangga Desa Brangol

Gerakan Menanam di Pekarangan Rumah Tangga Desa Brangol

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka mensukseskan Visi dan Misi Bupati Ngawi yang salah satunya adalah tercukupinya ketersediaan bahan pangan cukup Gizi dan telah diluncurkannya Program GEMA PARUT (Gerakan Menanam Dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah Tangga). Kepala Desa Brangol melaksanakan survey ke lapangan melihat secara langsung berbagai tanaman yang di tanam warga masyarakat Desa Brangol. Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Senin (14/03/22).

Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE di dampingi Sekretaris Desa dan Babinsa meninjau tanaman warga dan wawancara langsung mengenai perkembangan dan kesulitan warga terkait program Gema Parut.

“Kegiatan ini akan terus disosialisasikan ke warga masyarakat Desa Brangol agar bisa memanfaatkan tanah pekarangan rumah yang kosong untuk ditanami berbagai jenis tanaman produktif baik itu TOGA ataupun sayur mayur, kedepan diharapkan dari hasil implementasi kegiatan GEMA PARUT akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, tidak bergantung dan terpengaruh pada harga jual dan beli sayur mayur di pasar, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Harun Alrasyid.

Tanaman Kacang Panjang milik Bpk. Suwaji Rt 05/01 Dusun Puntuk

Lebih lanjut Kepala Desa menjelakan Pekarangan merupakan lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah tinggal. Lahan ini jika dipelihara dengan baik akan bermanfaat bagi kita. Musim hujan adalah saat yang paling tepat untuk bercocok tanam. Dimana kebutuhan air terpenuhi sehingga kita dapat memanfaatkan pekarangan sekecil apapun untuk menanam tanaman produktif, seperti terong, kacang, lombok, tomat, labu, brambang, buah-buahan dan juga tanaman obat.

Tanaman, Terong, brambang dan lombok milik Bpk Sariyo Rt 04/01 Dusun Puntuk

Untuk memperoleh bibit tanaman pun tidak sulit dan dapat dengan mudah ditemukan. Banyak pedagang di pasar yang menjual bibit tanaman sayur, bahkan kita bisa membuat pembibitan sendiri. Jika dirawat dan dipelihara dengan baik, pekarangan akan memberikan manfaat dan keuntungan bagi kita.

Untuk kebutuhan memasak, kita cukup memetik cabai, tomat maupun sayuran lainnya dari pekarangan kita sendiri. Dengan demikian akan mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan belanja sehari-hari. Selain itu kegiatan bercocok tanam di pekarangan juga dapat menyalurkan hobi kita untuk berkebun.

Hijaunya lingkungan sekitar akan memberikan nuansa yang sejuk, nyaman dan asri sehingga membuat kita betah tinggal di rumah. Dengan kata lain menanam tanaman produktif di pekarangan akan memberi keuntungan ganda, yaitu kepuasan jasmani dan rohani.

Dengan adanya program Gema Parut ini semoga masyarakat Desa Brangol tergugah hatinya untuk memanfaatkan lahan kosong dengan tanaman bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga dan meningkatkan pendapatan. (bas)

Share and Enjoy !

Shares
Musdes dan Musrenbangdes Khusus Perubahan RKP Desa TA 2022 Desa Brangol

Musdes dan Musrenbangdes Khusus Perubahan RKP Desa TA 2022 Desa Brangol

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi menggelar Musyawarah Desa dalam rangka penetapan prioritas penggunaan Dana Desa dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Khusus dalam rangka membahas dan menyepakati perubahan Rkp Desa Tahun Anggaran 2022, bertempat di Aula Pertemuan Desa Brangol, Selasa (08/02/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Karangjati, Suharno, SP, S.Sos. beserta staf, Kepala Desa beserta jajaran Perangkat Desa Brangol, BPD, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat. Selain itu, turut hadir Ketua TP PKK beserta pengurus, Pendamping Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutan dan arahannya, Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. menyampaikan hal yang mendasari dilakukan perubahan prioritas penggunaan Dana Desa dan perubahan atas RKPDesa dan APBDesa tahun 2022.

“Musdes dan Musrenbangdessus ini dilaksanakan karena ada perubahan prioritas penggunaan Dana Desa dan perubahan RKP Desa seiring kebijakan Dana Desa Tahun Anggaran 2022″ terang Harun Alrasyid.

Berdasarkan Perpres Nomor 104 Tahun 2021, pasal 5 ayat (4) yang mengamanatkan Dana Desa untuk :

  1. Program perlindungan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai di Desa sebesar paling sedikit 40%
  2. Program Ketahanan Pangan dan hewan paling sedikit 20%
  3. Dukungan kegiatan penanganan Covid-19 paling sedikit 8% dan
  4. Sisanya Program pada sektor prioritas lainnya.

Sehingga dengan adanya perpres tersebut, RKP Desa yang telah disusun Pemerintah Desa mengalami banyak perubahan.

Sementara itu, Ketua BPD Nur Ali Mafut menyampaikan apresiasinya kepada Pemdes Brangol yang telah memfasilitasi Musdes untuk membahas dan menyepakati perubahan prioritas penggunaan Dana Desa sebagai wujud transparansi anggaran dan juga atas kinerja selama ini. Menurutnya, Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa telah menjalankan amanah masyarakat dengan baik.

“Sebelum pelaksanaan musdes ini, Pemerintah desa dan BPD telah melaksanakan pra musdes, kami mohon Pemdes untuk menyampaikan pemaparan tentang perubahan prioritas penggunaan Dana Desa dan perubahan RKP Desa dilanjutkan musyawarah penetapan penerima BLT dan RTLH.” Jelas Nur Ali Mafut.

Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, selanjutnya seluruh peserta musyawarah Desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah Desa dalam rangka penetapan perubahan prioritas Dana Desa tahun 2022 dan menyepakati perubahan Rkp Desa 2022 sebelum dilakukan penyusunan Apbdes 2022. Acara diakhiri dengan Penandatanganan berita acara Musyawarah Desa oleh Kepala Desa, BPD dan perwakilan peserta musyawarah.

Share and Enjoy !

Shares
Monev Kegiatan ADD dan DD di Desa Brangol Tahun 2021

Monev Kegiatan ADD dan DD di Desa Brangol Tahun 2021

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap III, IV, Dana Desa (DD) tahap II,III dan Bantuan KeuanganTahun 2021, Tim Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan ADD dan DD dari Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan ADD – DD di Desa Brangol Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi, bertempat di aula Desa Brangol, Kamis, (23/12/2021)

Tim Monev dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Karangjati, Supriyanto,AP. Hadir dalam acara tesebut Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE, Sekretaris Desa, Perangkat Desa, BPD, TPK, Bendahara Desa dan KPMD. Disamping itu hadir pula lengkap Tim Pendamping Desa (PD) Kecamatan Karangjati, maupun Pendamping Lokal Desa (PLD) untuk Desa Brangol.

Kepala Desa Brangol sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Monev Kecamatan Karangjati. Dan berharap nantinya usai monev pengelolaan keuangan Desa, perangkat Desa bisa melaksanakan dengan baik, serta menerapkan apa yang menjadi arahan ataupun tetap berpedoman dengan regulasi yang ada, Permendagri No.20 Tahun 2018 tentang pengelolaan Keuangan Desa.

Diminta perangkat Desa memahami serta mengikuti materi yang disampaikan oleh Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD Kecamatan Karangjati dalam hal ini memberikan materi mulai dari perencanaan, persentase realisasi, pelaporan dan pertanggungjawaban di dalam keuangan Desa. Capaian hasil progres untuk Desa Brangol yang lumayan bagus untuk di pertahankan.

Sementara itu Kasi Pemerintahan Kecamatan Karangjati, menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan pembinaan administrasi pemerintahan desa yang telah dilaksanakan rutin setiap tahun. Disamping itu, monitoring dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan kinerja penyelenggaraan pemerintahan pada aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, organisasi kelembagaan pemerintahan desa, evaluasi serta pelaporan.

“Kegiatan monitoring penyenggaraan pemerintahan adalah kegiatan rutin yang kami lakukan setiap menjelang akhir tahun sebagai tindak lanjut dari kegiatan pembinaan administrasi sebelumnya diawal tahun untuk memonitor sejauh mana arahan kami diterapkan. Namun, jika masih dirasa ada yang kurang dipahami tentang penyelenggaraan pemerintahan, kami di Kecamatan membuka ruang seluas-luasnya untuk berkoordinasi dengan OPD Kecamatan”, terang Supriyanto,

Kegiatan Monitoring ini juga melakukan pengawasan dan turun langsung ke lapangan dengan melihat hasil fisik yang telah dilaksanakan dari pencairan tahap II dan III pada kegiatan sebagai berikut :

  1. Pembangunan Pavingisasi RT 05 RW 01 Dusun Puntuk.
  2. Normalisasi RT 08 RW 01 Dusun Puntuk.
  3. Pembangunan Pavingisasi RT 05 RW 02 Dusun Brangol.
  4. Drainase RT 02,03 RW 01 Dusun Puntuk

Dari hasil monev ada beberapa saran dan masukan untuk desa di sampaikan oleh Kasi Pemerintahan selaku ketua Tim. Di antaranya menjaga kualitas dan kuantitas pekerjaan sesuai dengan RAB, tertib administrasi dan menjaga progres tepat waktu serta melengkapi beberapa data pendukung yang belum lengkap.

Tanggapan Kepala Desa Brangol menerima baik saran, masukan Tim Monev dan akan secepatnya menindaklanjuti. agar pelaksanaan ADD dan DD di Desa Brangol lebih baik. Selanjutnya semoga untuk anggaran dana desa, alokasi dana desa maupun dana dari bantuan anggaran lainnya, dalam pemanfaatannya bisa gunakan dan bisa dikelola sebaik baiknya dalam penggunaan dana untuk pembanguna desa kedepannya, dengan tujuan Brangol maju bersama.

Share and Enjoy !

Shares