Pemdes Brangol Gelar Musrenbangdes Menyepakati Rancangan RKP Desa 2022

Pemdes Brangol Gelar Musrenbangdes Menyepakati Rancangan RKP Desa 2022

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka membahas dan menyepakati rancangan RKP Desa Tahun 2022 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023 (DURKP 2023). Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) bertempat di aula pertemuan desa, Senin (27/09/2021)

Hadir dalam Musrenbangdes, Kepala Desa Brangol beserta jajaran Perangkat Desa, BPD, LPMD, PKK, Bhabinkamtibmas, Pendamping desa, Pendamping lokal desa, KP-SPAM, Kelompok tani, Ketua Hippa, Tokoh agama, Perwakilan perempuan, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. dalam sambutannya pada pembukaan Musrenbangdes tersebut mengatakan, RKPDes ini disusun dengan maksud sebagai kerangka acuan bagi Kepala Desa dan perangkat Desa dalam menyusun program dan kegiatan tahunan yang sinergis sesuai tugas pokok dan fungsinya untuk mewujudkan tercapainya visi misi yang telah ditetapkan dalam RPJM Desa. Program-program yang tertunda, yang tidak dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 karena adanya refocusing untuk penanganan Covid-19 akan menjadi prioritas dalam RKPDes Tahun 2022. Begitu juga program-program yang sifatnya reguler otomatis masuk dalam RKPDes Tahun 2022. Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari Musdes.

“Seperti biasanya, Desa melakukan Musrenbangdes untuk membahas dan menyepakati rancangan RKPDesa untuk di tetapkan dalam Peraturan Desa paling lambat akhir bulan September, Juga membahas DU-RKP 2023 yang hasilnya untuk dibawa ke Musrenbangcam,” terang Harun Alrasyid, SE.

Dalam pembahasan Musrenbangdes, Pemerintah Desa menyampaikan paparan Rancangan RKPDesa dan DU-RKPDesa yang disampaikan Sekretaris Desa Brangol, Basuki, S.Sos selaku Ketua Tim. Kemudian diberikan ruang waktu untuk menanggapi semua yang dipaparkan kepada peserta musyawarah, setelah mufakat baru disepakati. Dilanjutkan pengusulan calon Pelaksana Kegiatan Anggaran dan Tim Pengelola Kegiatan serta penunjukan delegasi ke Musrenbang Kecamatan. Acara di akhiri penandatanganan berita acara Musrenbangdes.

Share and Enjoy !

Shares
Ratusan Warga Brangol Antusias Ikuti Vaksinasi Astra Zeneca

Ratusan Warga Brangol Antusias Ikuti Vaksinasi Astra Zeneca

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam upaya pengendalian pandemi covid-19. Ratusan warga masyarakat Desa Brangol, Kecamatan Karangjati antusias mengikuti Vaksinasi tahap pertama vaksin jenis Astra zeneca yang dilaksanakan Pemerintah Desa Brangol bekerja sama dengan UPT Puskesmas Karangjati, bertempat di Aula pertemuan Desa Brangol. Selasa (21/09/).

Kegiatan vaksinasi dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Dalam arahannya, salah satu tenaga kesehatan UPT Puskesmas Karangjati Wiwik, S.KM memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar dalam setiap kegiatan selalu menerapkan protokol kesehatan (5M) dalam setiap aktifitas kegiatan di lingkungan masyarakat dengan
memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas.

“Mohon untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M, vaksin yang akan digunakan nanti adalah vaksin Astra Zeneca. Berbeda dengan jenis vaksin Sinovac, efek samping Astra Zeneca ini lebih kuat, karena daya imunitasnya juga lebih kuat. Namun, bapak ibu tidak perlu khawatir, telah kami siapkan obat untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkan”, ungkap Wiwik saat memulai kegiatan.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan ruang observasi paska vaksinasi dan siap memberikan pelayanan tindak lanjut jika ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada pelaksanaan vaksinasi kali ini, UPT Puskesmas Karangjati menyiapkan tim yang bekerja di pos masing-masing. Terdapat petugas mobile, entry PL, skrining, vaksinator, observasi dan entry data.

Vaksinasi dosis pertama kali ini menyasar pada masyarakat umum yang mempunyai mobilitas tinggi. Sampai berakhirnya kegiatan, tercatat 245 orang warga antusias mendaftarkan diri mengikuti vaksinasi. Sebanyak 238 diantaranya telah divaksin, dan 7 lainnya gagal karena tidak lolos skrining. Sebelumnya juga di laksanakan vaksin tahap kedua bagi lansia berjumlah 140 orang.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini turut dibantu oleh Perangkat Desa, PKK, pengamanan dari Babinkamtibmas, Babinsa Desa dan anggota dari Polsek Karangjati.

Vaksinasi massal ini dipantau langsung oleh Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE.Dalam pantauannya mengingatkan kepada warga masyarakat untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan walaupun sudah divaksin. Sementara itu, bagi yang belum menerima vaksin agar tetap bersabar menunggu dan berpartisipasi pada kegiatan vaksinasi yang akan datang.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares
Mimpi Warga RT 08/01 Desa Brangol Memiliki Pos Kamling Terwujud

Mimpi Warga RT 08/01 Desa Brangol Memiliki Pos Kamling Terwujud

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Ketua RT 08 Dusun Puntuk, Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Sugiyanto mengaku senang usulannya ke Pemerintah Desa untuk membangun Pos Kamling Baru di lingkungannya dapat direalisasikan setelah menunggu 4 tahun karena bergilir. Tak perlu mewah apalagi megah yang penting sarana dan fasilitas warga untuk mengamankan wilayah di desa sudah lebih dari cukup dan bernilai ibadah.

“Terima kasih Pemdes Brangol yang telah merealisasikan Pos Kamling dan warga masyarakat RT 08 yang telah bekerja bersama bergotong-royong membangun Pos Kamling.” terang Sugiyanto.

Pembangunan pos kamling merupakan salah satu upaya Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati dalam rangka meningkatkan ketertiban dan keamanan lingkungan setempat. Satu unit pos kamling dibangun menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2021 senilai Rp. 7.500.000,- di lingkungan RT 08 RW 01 Dusun Puntuk, Minggu (12/09).

Pak RT panggilan akrabnya menambahkan “Pos Kamling selain sebagai tempat penjagaan keamanan lingkungan, juga tempat sambung rasa dan bersosialisasi masyarakat ” ujarnya

Sementara itu, Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. mengatakan, tujuan pembangunan Pos Kamling tersebut untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya berharap dengan berdirinya Pos Kamling ini, masyarakat setempat sesegera mungkin mengaktifkan kembali ronda ataupun patroli malam sehingga secara tidak langsung masyarakat akan terdidik untuk melaksanakan pengamanan kampungnya sendiri secara swakarsa dan mandiri,” ucapnya.

Ia pun meminta, masyarakat mulai dari Ketua RT, tokoh agama, tokoh pemuda maupun warga untuk sama-sama ikut peduli terhadap keamanan wilayah. Harapannya, setiap permasalahan yang ada khususnya terkait dengan Kamtibmas dapat terdeteksi dengan cepat dan dilaporkan kepada pihak yang berwajib jika tidak bisa diselesaikan.

Dengan dibangunnya Pos Ronda di Desa ini diharapkan semakin aman dan terhindar dari tindak kejahatan maupun kriminalitas sehingga mampu menciptakan ketertiban di berbagai bidang, dengan peran serta warga masyarakat maka akan lebih mudah untuk menjadikan Desa Brangol yang lebih aman, tertib dan nyaman.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares
Posyandu Balita Dusun Puntuk Desa Brangol di Masa Pandemi Covid-19

Posyandu Balita Dusun Puntuk Desa Brangol di Masa Pandemi Covid-19

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Disaat pandemi covid 19 yang belum berakhir dan adanya penurunan level PPKM ke level 3 di Kabupaten Ngawi, Posyandu Mawar Dusun Puntuk, Desa Brangol, Kecamatan Karangjati melaksanakan kegiatan Posyandu balita dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, dengan memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak kepada siapapun yang hadir di Posyandu di rumah Kepala Desa Brangol, Jum’at (10/09).

Kegiatan Posyandu Balita merupakan jenis pelayanan kepada anak usia 0 (nol) bulan sampai dengan 5 (lima) tahun berupa penimbangan, pengukuran tinggi badan, dan lingkar kepala. Posyandu balita dilakukan untuk memantau pertumbuhan balita. Hasil dari penimbangan kemudian dicatat di dalam KMS Balita, sehingga dari data tersebut dapat diketahui status pertumbuhan balita. Setelah balita mendapatkan pelayanan kesehatan kader dan bidan desa, balita akan diberikan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau, buah-buahan, makanan bergizi dan vitamin.

KMS merupakan Kartu Menuju Sehat yang digunakan untuk mencatat dan memantau perkembangan balita dengan melihat grafik perkembangan berat badan anak dari bulan ke bulan yang dilaksanakan oleh Kader Posyandu.

PMT Posyandu Mawar Dusun Puntuk, Desa Brangol

Pemeriksaan rutin kepada anak dan balita di bawah usia 5 tahun penting dilakukan karena untuk memantau kesehatan ibu dan anak, mengetahui apakah balita tumbuh sehat, mencegah gangguan pertumbuhan balita dan ibu akan memperoleh penyuluhan gizi pertumbuhan balita. Selain itu, pihak Posyandu juga dapat segera merujuk anak ke Puskesmas jika mengalami sakit demam, batuk, pilek dan diare, atau saat berat badan anak tidak naik dan berada di bawah garis merah.

Untuk itu Kegiatan Posyandu Balita di Dusun Puntuk Desa Brangol rutin tetap dilaksanakan setiap bulan setiap tanggal 10 (sepuluh) yang bertempat di rumah Kepala Desa.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader dan bidan desa serta bekerjasama dengan Puskesmas Karangjati . Adapun kegiatan Posyandu anak dan balita di Desa Brangol mendapatkan 5 pelayanan kesehatan utama yaitu:
• Kesehatan Ibu dan Anak
• Keluarga Berencana (KB)
• Imunisasi
• Gizi
• Pencegahan dan Penanggulangan Diare

Pemerintah Desa Brangol mempunyai tanggung jawab untuk menjamin setiap warga masyarakat termasuk anak dan balita untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar, oleh karena itu koordinasi kader, RT/RW, Perangkat Desa, Kepala Desa dan tokoh masyarakat terkait sasaran anak dan pelayanan kesehatan rutin dalam situasi pandemi COVID-19 tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol pencegahan covid-19.

Semoga dengan adanya kegiatan posyandu balita ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mengetahui perkembangan balita guna membangun generasi penerus yang sehat.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares
Padat Karya Program P3-TGAI Hippa Tirto Tulodho Desa Brangol

Padat Karya Program P3-TGAI Hippa Tirto Tulodho Desa Brangol

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat realisasi Program Padat Karya Tunai (PKT) 2021. Salah satunya adalah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang dilaksanakan di Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana dan aturan, sudah berjalan 12 hari dari rencana 45 hari , Selasa (07/09/21).

Program padat karya ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan masyarakat desa. Lokasi proyek berada di area persawahan Dusun Puntuk tepatnya di pinggir Jalan Sidokerto-Campurasri, pelaksanaannya sudah 25% dengan rencana panjang 280,04 meter ke kanan dan 280,04 meter ke kiri, lebar 30 cm, dengan kedalaman 90 cm dengan anggaran fisik sebesar Rp 195 000.000,-

Proyek yang dikerjakan oleh HIPPA Tirto Tulodho Desa Brangol ini mengairi sawah dengan luas area 27 ha dan salah satunya irigasi untuk peningkatan kualitas tata guna air sebagai ketahanan pangan nasional.

Lani, salah satu pelaksana proyek irigasi mengatakan, “Irigasi P3-TGAI ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat Desa Brangol terutama petani untuk meningkatkan kualitas panen,”jelasnya.

“Kami mewakili masyarakat Desa Brangol khususnya para petani, menyampaikan terimakasih kepada Kementerian PUPR, dengan adanya program ini masyarakat sangat terbantu dalam hal asas manfaat” kata Lani.

Masih kata Lani, maka dengan adanya program tata guna air irigasi P3-TGAI ini sangatlah membantu dan bisa memenuhi kebutuhan saluran air dan pengerjaan yang kami laksanakan sudah memenuhi prosedur padat karya, “kami memakai tukang 5 orang dengan tambahan kuli 20 orang,”tegas Lani selaku pelaksana proyek ,yang di dampingi oleh Sunardi tehnis Hippa yang juga ikut terjun ke lapangan.

Sementara itu, Kepala Desa Brangol , Harun Alrasyid, SE mengatakan bahwa proyek P3TGAI yang ada di Desanya ini, bersumber dari dana APBN ini dikerjakan oleh HIPPA (Himpunan petani pemakai air) ‘Tirto Tulodho” yang sudah terdaftar di Akta Notaris.

“Ini murni swakelola yang dikerjakan oleh HIPPA Tirto Tulodho, sesuai aturan dan regulasi yang ada dan semoga bermanfaat untuk masyarakat, setelah dibangun talud permanen produktivitas hasil pertanian bisa optimal karena masalah irigasi menjadi lancar.” Kata Kepala Desa

Masyarakat Desa Brangol berharap memasuki T.A 2022 mendatang, pemerintah pusat melalui Kementerian PU, bisa memprioritaskan kembali lanjutan pembangunan Talud Irigasi P3- TGAI di Desa Brangol agar petani bisa sejahtera,

Dengan pelaksanaan program padat karya akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat karena pelaksanaan dilapangan menggunakan Swadaya berupa Tenaga Kerja Kelompok Hippa setempat sehingga terjadi pemerataan ekonomi ke pedesaan sekaligus untuk mengatasi kesenjangan. Dengan berfokus kepada program padat karya, Pemerintah memberikan porsi yang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares
BPD Brangol Gelar Musdes Rancangan RKP Desa Tahun 2022 dan DURKP Desa Tahun 2023

BPD Brangol Gelar Musdes Rancangan RKP Desa Tahun 2022 dan DURKP Desa Tahun 2023

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) Desa Tahun 2022 dan daftar usulan RKP Desa (DU-RKPDes) Tahun 2023. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menggelar Musyawarah Desa di Aula Pertemuan Desa Brangol, Rabu (01/09/21).

Musyawarah Desa dipimpin oleh Ketua BPD, Nur Ali Mafut dan dihadiri oleh Camat Karangjati, Wahyu Sri Kuncoro, AP. Forpimcam, Kasi Pemerintahan Kecamatan, Pendamping Desa, Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPMD, RW/RT, PKK, Posyandu, serta beberapa perwakilan lembaga yang ada di Desa Brangol.

Setelah dilakukan pembahasan terhadap pencermatan ulang RPJM Desa dan RKP Desa tahun berjalan, selanjutnya seluruh peserta musdes menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari Musyawarah Desa dalam rangka penyusunan RKP Desa yaitu:

Penyusunan Rancangan RKP Desa Tahun 2022;
Penyusunan Daftar Usulan RKP Desa Tahun 2023.
Selain itu, ini merupakan sebuah tahapan untuk memetakan pembangunan dan kebutuhan Desa di tahun yang akan datang, gagasan semua unsur sangatlah penting, karena semua orang bisa menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan Desa, baik dalam sektor pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Musyawarah Desa melaksanakan kegiatan sebagai berikut :

  • Mencermati ulang dokumen RPJMDesa;
    Menyepakati Hasil pencermatan ulang dokumen RPJMDesa;
  • Membentuk tim verifikasi sesuai dengan jenis kegiatan dan keahlian yang di butuhkan.

Penyusunan RKP Desa dilakukan dengan kegiatan yang meliputi :

  • Penyusunan perencanaan pembangunan desa melaui musyawrah desa;
  • Pembentukan tim penyusun RKP Desa;
  • Pencermatan Pagu Indikatif Desa dan Penyelarasan Program/kegiatan masuk ke Desa;
  • Pencermatan ulang Dokumen RPJMDesa;
  • Penyusunan rancangan RKP Desa;
  • Penyusunan RKP Desa melalui musyawarah perencanaan pembangunan Desa;
  • Penetapan RKP Desa;
  • Pengajuan daftar usulan RKP Desa.

Melalui musyawarah desa tersebut,diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat untuk pelaksanaan pembangunan tahun 2022 yang bersumber dari APBDes dengan mengedepankan sekala prioritas.

Baca Juga :

Share and Enjoy !

Shares