Musdes dan Musrenbangdes Khusus Perubahan RKP Desa TA 2021 Desa Brangol

Musdes dan Musrenbangdes Khusus Perubahan RKP Desa TA 2021 Desa Brangol

BRANGOL.NGAWIKAB.ID Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi menggelar Musyawarah Desa dalam rangka membahas dan menyepakati perubahan penggunaan Dana Desa dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Khusus dalam rangka membahas dan menyepakati perubahan Rkp Desa Tahun Anggaran 2021, bertempat di Aula Pertemuan Desa Brangol, Jumat (29/10/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa beserta jajaran Perangkat Desa Brangol, BPD, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat. Selain itu, turut hadir Bidan Desa, Pendamping Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. menyampaikan hal yang mendasari dilakukan perubahan prioritas penggunaan Dana Desa dan perubahan atas RKPDesa dan APBDesa tahun 2021.

“Musdes dan Musrenbangdessus ini dilaksanakan karena ada perubahan prioritas penggunaan Dana Desa dan perubahan Rkp Desa seiring penambahan pagu pada beberapa kegiatan dari ADD, kemudian BK RT/RW, BK Sarpras dan juga BHPR,” terang Harun Alrasyid, SE.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, terdapat penambahan pagu pada Alokasi Dana Desa atau ADD. “Untuk ADD ada penambahan sebesar 34 juta rupiah dan mendapat Bantuan Keuangan sebesar 300 juta rupiah. Nah, ini yang akan kita bahas bersama dalam musdes, akan dialokasikan untuk kegiatan apa,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua BPD Nur Ali Mafut menyampaikan apresiasinya kepada Pemdes Brangol yang telah menfasilitasi Musdes untuk membahas dan menyepakati perubahan prioritas penggunaan Dana Desa sebagai wujud transparansi anggaran dan juga atas kinerja selama ini. Menurutnya, Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa telah menjalankan amanah masyarakat dengan baik.

Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, selanjutnya seluruh peserta musyawarah Desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah Desa dalam rangka penetapan perubahan prioritas DD tahun 2021 dan menyepakati perubahan Rkp Desa 2021 sebelum dilakukan perubahan Apbdes 2021. Acara diakhiri dengan Penandatanganan berita acara Musyawarah Desa oleh Kepala Desa, Bpd dan perwakilan peserta musyawarah.

Share and Enjoy !

Shares
Deteksi Dini dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular di Desa Brangol

Deteksi Dini dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular di Desa Brangol

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) secara signifkan akan menambah beban masyarakat dan pemerintah, karena penanganannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, biaya yang besar dan teknologi tinggi. Dalam rangka penanggulangan, deteksi dini dan Pencegahan Penyakit tidak menular (PTM) di Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi , rutin setiap bulan setiap tanggal 25 diadakan Paguyuban Penyakit Tidak Menular. Bertempat di aula pertemuan Desa Brangol, Senin, (25/10/2021).

Kegiatan ini merupakan wujud peran serta masyarakat yang bersifat promotif dan preventif dalam kegiatan deteksi dini, monitoring dan tindak lanjut dini faktor risiko PTM secara mandiri dan berkesinambungan. Meski ditengah wabah pandemi penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19), penangungjawab program Paguyuban Penyakit Tidak Menular (PTM) UPTD Puskesmas Karangjati bekerja sama dengan kader desa, bulan ini tetap melaksanakan kegiatan paguyuban PTM dengan menggunakan protokol kesehatan dengan jumlah pengunjung yang diperiksa sebanyak 50 orang.

Warga masyarakat yang mengikuti pemeriksaan PTM

Bidan desa yang juga Tim Puskesmas Karangjati, Nitera Ulfa, Amd.Keb mengatakan “Kasus PTM memang tidak ditularkan namun mematikan dan mengakibatkan individu menjadi tidak atau kurang produktif namun PTM dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko melalui deteksi dini, dengan adanya pelayanan paguyuban PTM ini bisa lebih dekat ke masyarakat bagi yang tidak sempat ke puskesmas, sehingga sangat perlu dimanfaatkan sebaik baiknya keberadaan paguyuban PTM ini.” Terang Nitera.

Kegiatan Paguyuban PTM ini hampir mirip dengan posyandu balita. Di dalamnya ada beberapa meja (meja 1 s/d 5) yaitu Meja I : Registrasi, meja II : wawancara oleh petugas pelaksana, meja III : Pengukuran tinggi badan, berat badan, IMT, lingkar perut, analisa lemak tubuh, pengukuran tajam penglihatan / pendengaran, meja IV : Pengukuran tekanan darah, kolesterol total, gula darah, pemeriksaan gangguan mental emosional, meja V : Identifikasi faktor resiko PTM, konseling/edukasi dan tindak lanjut.

Tingginya minat warga yang secara sadar datang ke Paguyuban PTM untuk memeriksakan diri tentang penyakit diabetes, darah tinggi, yang sudah kena stroke, penyakit jantung dan penyakit lainnya, membuat pelaksanaan program ini bisa dibilang sukses mencapai tujuannya. Dan dari hasil pemeriksaan, ada beberapa warga yang terdeteksi menderita Penyakit Tidak Menular ( PTM ). Upaya yang dilakukan adalah melakukan konseling / edukasi serta melakukan upaya rujukan ke Fasilitas Kesehatan agar yang bersangkutan mendapatkan pengobatan semestinya.

Pihak Pemerintah Desa Brangol serta UPTD Puskesmas Karangjati berharap kegiatan Paguyuban PTM ini tetap berkelanjutan di bulan-bulan berikutnya dan di masa mendatang. Dengan harapan akan lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan dan berupaya secara sadar dan mandiri untuk memelihara serta meningkatkan derajat kesehatannya masyarakat desa Brangol.

Share and Enjoy !

Shares
Unik, Memperingati Maulid Nabi Gelar Wayang Kulit Hadroh di Masjid Desa Brangol

Unik, Memperingati Maulid Nabi Gelar Wayang Kulit Hadroh di Masjid Desa Brangol

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam Rangka memperingati Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW, Masyarakat Desa Brangol, Kecamatan Karangjati menggelar Wayang Kulit kreasi baru dengan diiringi Hadroh Soko Guru dengan ki dalang Wahyu Yoga Ari Respati, seorang tokoh pemuda asli putra Karangjati dengan lakon Syeh Subakir, yang dilaksanakan di serambi Masjid Nurul Hidayah, Dusun Puntuk, Desa Brangol, Senin malam (18/10/21)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Brangol beserta jajaran Perangkat Desa, BPD, Pengurus Ranting NU Desa Brangol, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh agama dan alim ulama, Banser, Jamaah pengajian sekitar 200 orang serta dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

Group Hadroh ” Soko Guru” dalam mengiringi Wayang Kulit

Acara di awali pukul 19:00 wib dengan menampilkan Grup Hadroh “Soko Guru” dengan melantunkan lagu qasidah dan sholawatan yang sudah familier di telinga para pecinta salawat dengan diiringi tarian Sufi dan dilanjutkan dengan Tauziyah oleh Kyai Ali Khudlori dari Ngawi.

Kyai Ali Khudlori, tidak lama dalam memberikan tauziah. Pria yang akrab disapa Pak Dhori ini lebih banyak mengajak jamaah untuk merefleksikan peringatan maulid untuk meneladani perilaku Baginda Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian dilanjutkan Pagelaran Wayang Kulit unik kreasi anak muda IPNU Kecamatan Karangjati dengan iringan Hadroh dan sholawatan. Dikatakan unik karena baru pertama kali di laksanakan di Indonesia bahkan di Dunia pagelaran wayang kulit dengan iringan hadroh, menurut penuturan ki dalang Wahyu Yoga Respati.
Pagelaran Wayang Kulit ini menceritakan perjuangan dahwah Syekh Subakir, seorang ulama Wali Songo periode pertama yang dikirim khalifah dari Kesultanan Turki Utsmaniyah Sultan Muhammad I untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Nusantara. Syekh Subakir merupakan ulama besar yang telah menumbal tanah Jawa dari pengaruh negatif makhluk halus saat awal penyebaran ajaran Islam di nusantara terutama di pulau jawa yang saat itu masih merupakan hutan belantara angker yang dipenuhi makhluk halus dan jin-jin jahat.

“Ini menggambarkan tentang perjuangan Syeh Subakir yang sangat berat dalam dahwah menakhluhkan tanah jawa dalam pengaruh negatif makhluh halus karena masyarakat Jawa saat itu sangat memegang teguh kepercayaannya.” Jelas Ki Wahyu Yoga Respati.

Share and Enjoy !

Shares
Pos Gizi Cermat Desa Brangol Untuk Menurunkan Angka Stunting

Pos Gizi Cermat Desa Brangol Untuk Menurunkan Angka Stunting

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Pos Gizi “Cermat” Cerdas Manis dan Sehat adalah wadah masyarakat untuk belajar dan menjadi pembelajar gizi sebagai Gerakan Masyarakat Peduli Stunting. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan inovatif untuk mengatasi balita gizi buruk dan mensukseskan program pemerintah dalam menanggulangi Stunting. Pos Gizi Peduli Cermat di Desa Brangol Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi tahun ini dilaksanakan di rumah Kepala Desa Brangol, Kamis (07/10/21).

Sudah beberapa tahun terakhir ini kegiatan pos gizi rutin dilaksanakan. Dan untuk kegiatan pos gizi tahun ini dilaksanakan selama 10 hari berturut-turut, yang dimulai pada tanggal 06 Oktober sampai dengan tanggal 16 Oktober 2021. Dalam kegiatan pos gizi kali ini jumlah balita yang mengikuti adalah 35 balita. Hari ke 11 – hari ke 30 ibu-ibu kembali ke rumah dan akan melakukan praktek dirumah masing-masing didampingi, diawasi oleh kader dan bidan desa.

Apa saja yang dilakukan di Pos Gizi Cermat, Kegiatan Pos Gizi meliputi Edukasi, Praktek dan Kemandirian Gizi Masyarakat.Di Pos Gizi Cermat ini, para masyarakat dapat mendapat pemahaman dan pengetahuan mengenai informasi kesehatan, terutama mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang untuk menghindari stunting. Selain itu para pasien bayi, balita, dan ibu hamil dengan energi kronis (KEK) akan dikumpulkan dan diberikan makanan bergizi.

Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya penimbangan berat badan, praktek memasak yang dikakukan oleh kader dan ibu balita, edukasi pola memberikan makanan kepada balita, diskusi pendidikan gizi tumbuh kembang dengan masalah kesehatan lainnya.Pengisian absensi menggunakan metode gambar biar lucu dan menarik minat anak, membuat permainan kertas lipat dan bermain balon. Selain itu di Pos Gizi dilakukan evaluasi pencatatan porsi makan yang dihabiskan oleh balita. dan terakhir dilakukan edukasi PHBS.

Kepala Desa Brangol Harun Alrasyid, SE. mengungkapkan kegiatan ini dibiayai oleh dana desa sebagai stimulan masyarakat supaya tahu, mau dan mampu membuat menu sehat, memberi perhatian tentang pola asuh kepada anaknya serta menjadi generasi sehat, generasi Emas di Desa Brangol di masa yang akan datang.

“Kegiatan ini sudah berjalan berkali-kali bahkan awal kegiatan Pos Gizi Desa ini didirikan secara swadaya masyarakat, dengan dibantu tim penggerak gizi dan bidan desa, serta dibina Puskesmas Kecamatan Karangjati, dan akan menjadi agenda rutin untuk melaksanakan Pos Gizi Peduli setiap tahunnya.” Terang Harun Alrasyid, SE.

Semoga dengan adanya pos gizi ceria ini dapat mengubah status gizi, mengubah perilaku dan pola asuh anak dengan tujuan Desa Brangol bebas Balita Gizi Buruk dan bebas Stunting sesuai dengan program Pemerintah.

Share and Enjoy !

Shares
Pemdes Brangol Gelar Musrenbangdes Menyepakati Rancangan RKP Desa 2022

Pemdes Brangol Gelar Musrenbangdes Menyepakati Rancangan RKP Desa 2022

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka membahas dan menyepakati rancangan RKP Desa Tahun 2022 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023 (DURKP 2023). Pemerintah Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) bertempat di aula pertemuan desa, Senin (27/09/2021)

Hadir dalam Musrenbangdes, Kepala Desa Brangol beserta jajaran Perangkat Desa, BPD, LPMD, PKK, Bhabinkamtibmas, Pendamping desa, Pendamping lokal desa, KP-SPAM, Kelompok tani, Ketua Hippa, Tokoh agama, Perwakilan perempuan, Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE. dalam sambutannya pada pembukaan Musrenbangdes tersebut mengatakan, RKPDes ini disusun dengan maksud sebagai kerangka acuan bagi Kepala Desa dan perangkat Desa dalam menyusun program dan kegiatan tahunan yang sinergis sesuai tugas pokok dan fungsinya untuk mewujudkan tercapainya visi misi yang telah ditetapkan dalam RPJM Desa. Program-program yang tertunda, yang tidak dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 karena adanya refocusing untuk penanganan Covid-19 akan menjadi prioritas dalam RKPDes Tahun 2022. Begitu juga program-program yang sifatnya reguler otomatis masuk dalam RKPDes Tahun 2022. Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari Musdes.

“Seperti biasanya, Desa melakukan Musrenbangdes untuk membahas dan menyepakati rancangan RKPDesa untuk di tetapkan dalam Peraturan Desa paling lambat akhir bulan September, Juga membahas DU-RKP 2023 yang hasilnya untuk dibawa ke Musrenbangcam,” terang Harun Alrasyid, SE.

Dalam pembahasan Musrenbangdes, Pemerintah Desa menyampaikan paparan Rancangan RKPDesa dan DU-RKPDesa yang disampaikan Sekretaris Desa Brangol, Basuki, S.Sos selaku Ketua Tim. Kemudian diberikan ruang waktu untuk menanggapi semua yang dipaparkan kepada peserta musyawarah, setelah mufakat baru disepakati. Dilanjutkan pengusulan calon Pelaksana Kegiatan Anggaran dan Tim Pengelola Kegiatan serta penunjukan delegasi ke Musrenbang Kecamatan. Acara di akhiri penandatanganan berita acara Musrenbangdes.

Share and Enjoy !

Shares
Ratusan Warga Brangol Antusias Ikuti Vaksinasi Astra Zeneca

Ratusan Warga Brangol Antusias Ikuti Vaksinasi Astra Zeneca

BRANGOL.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam upaya pengendalian pandemi covid-19. Ratusan warga masyarakat Desa Brangol, Kecamatan Karangjati antusias mengikuti Vaksinasi tahap pertama vaksin jenis Astra zeneca yang dilaksanakan Pemerintah Desa Brangol bekerja sama dengan UPT Puskesmas Karangjati, bertempat di Aula pertemuan Desa Brangol. Selasa (21/09/).

Kegiatan vaksinasi dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Dalam arahannya, salah satu tenaga kesehatan UPT Puskesmas Karangjati Wiwik, S.KM memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar dalam setiap kegiatan selalu menerapkan protokol kesehatan (5M) dalam setiap aktifitas kegiatan di lingkungan masyarakat dengan
memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas.

“Mohon untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M, vaksin yang akan digunakan nanti adalah vaksin Astra Zeneca. Berbeda dengan jenis vaksin Sinovac, efek samping Astra Zeneca ini lebih kuat, karena daya imunitasnya juga lebih kuat. Namun, bapak ibu tidak perlu khawatir, telah kami siapkan obat untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkan”, ungkap Wiwik saat memulai kegiatan.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan ruang observasi paska vaksinasi dan siap memberikan pelayanan tindak lanjut jika ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada pelaksanaan vaksinasi kali ini, UPT Puskesmas Karangjati menyiapkan tim yang bekerja di pos masing-masing. Terdapat petugas mobile, entry PL, skrining, vaksinator, observasi dan entry data.

Vaksinasi dosis pertama kali ini menyasar pada masyarakat umum yang mempunyai mobilitas tinggi. Sampai berakhirnya kegiatan, tercatat 245 orang warga antusias mendaftarkan diri mengikuti vaksinasi. Sebanyak 238 diantaranya telah divaksin, dan 7 lainnya gagal karena tidak lolos skrining. Sebelumnya juga di laksanakan vaksin tahap kedua bagi lansia berjumlah 140 orang.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini turut dibantu oleh Perangkat Desa, PKK, pengamanan dari Babinkamtibmas, Babinsa Desa dan anggota dari Polsek Karangjati.

Vaksinasi massal ini dipantau langsung oleh Kepala Desa Brangol, Harun Alrasyid, SE.Dalam pantauannya mengingatkan kepada warga masyarakat untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan walaupun sudah divaksin. Sementara itu, bagi yang belum menerima vaksin agar tetap bersabar menunggu dan berpartisipasi pada kegiatan vaksinasi yang akan datang.

BACA JUGA :

Share and Enjoy !

Shares